Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Bagi Anda yang tengah berburu peralatan memasak khususnya panci, tentu Anda akan merasa bingung dengan banyaknya pilihan panci yang ada di pasaran. Memang ada banyak jenis panci yang tersedia dipasaran dengan bahan dan fungsi yang berbeda-beda, jadi tak jarang seseorang kebingungan untuk menentukan pilihan yang tepat. Lantas, bagaimana cara mudah menentukan panci pilihan? Simak cara memilih panci di bawah ini.
Dalam cara memilih panci, hal utama adalah menentukan bahan pembuatnya. Jika memilih berdasarkan jenis, tentu Anda tak perlu bingung karena Anda hanya perlu memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Namun, bagaimana dengan bahan pembuatnya?
Agar lebih jelas, di bawah ini kami berikan ulasan terkait kelebihan serta kekurangan dari setiap bahan panci. Mari simak bersama!
Panci yang terbuat dari besi cor sudah terkenal dengan bobotnya yang cukup berat dan daya tahannya yang lumayan awet. Selain itu, panci jenis ini juga mampu menghantarkan panas dengan stabil dan merata karena memang besi adalah konduktor terbaik. Jika dibandingkan dengan bahan lainnya, jelas panas yang dihasilkan dari panci ini lebih tahan lama.
Sayangnya, selain berat, panci dari besi cor juga rentan berkarat sehingga Anda harus benar-benar rajin merawatnya. Selain itu, agar permukaan panci tidak lengket harus diolesi dengan minyak sayur terlebih dulu ketika hendak menggunakannya.
Bobot panci ini cukup ringan dan mampu menghantarkan panas dengan baik pula. Namun, panci dari bahan aluminium bisa mempengaruhi warna masakanmu. Misal ketika Anda memasak bahan tertentu, hasil dari masakan bisa sedikit pahit, atau ketika memasak saus, maka warna saus akan sedikit berubah.
Namun, hal ini akan berbeda jika Anda memilih panci dari aluminium yang berkualitas. Hal seperti disebutkan diatas bisa diminimalisir.
Panci dari bahan ini memang bisa digunakan sebaik panci yang berbahan besi atau aluminium, tetapi harus diberikan lapisan tambahan terlebih dulu. Meski begitu, jenis panci ini memiliki banyak peminat karena tahan lama serta sifatnya yang inert atau tak mempengaruhi fisik makanan yang dimasak.
Namun, karena stainless steel bukan konduktor yang baik, maka api tidak bisa menghantarkan panas dengan baik sehingga membuat panas api jadi kurang merata. Meskipun begitu, panci berbahan stainless steel tetap menjadi incaran para ibu karena berbagai kelebihan yang dimiliki bahan tersebut.
Baca Juga: 5 Kelebihan Kuali Masak Stainless Steel yang Perlu Anda Ketahui
Secara visual, panci ini memiliki tampilan yang sangat cantik. Selain itu, tembaga juga masuk kategori logam yang mampu menghantarkan panas dengan baik. Sayangnya, panci dari tembaga cenderung mahal dan mudah penyok jika dibuat tanpa lapisan dan seringkali bereaksi terhadap senyawa pada masakan yang kadang menghasilkan senyawa baru yang berbahaya untuk kesehatan.
Nah, oleh karena itu jarang yang menggunakan panci dari tembaga. Kebanyakan orang lebih memilih menggunakan bahan stainless steel atau aluminium.
Setelah mengetahui beberapa jenis bahan pembuat panci, tentu sekarang Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan material setiap bahan sebelum memutuskan membeli panci. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui cara merawat panci yang benar seperti di bawah ini supaya panci yang Anda beli tetap bagus dan tahan lama.
Panci merupakan salah satu alat masak yang digunakan setiap hari, jadi tak mengherankan jika seringkali rusak. Ada banyak varian panci, tetapi secara umum cara penggunaan dan cara merawat panci agar tetap awet sama. Berikut beberapa cara di antaranya:
Setelah membeli panci, lekas lepaskan label dan kemasan yang menempel dan bersihkan langsung menggunakan air hangat secara perlahan
Rebus air dalam wajan dan buang air hasil rebusannya. Lakukan hal ini 2-3 kali untuk menghilangkan kontaminan atau sisa hasil produksi yang menempel pada panci
Oles bagian dalam panci atau wajan menggunakan sedikit minyak ketika pertama kali menggunakan untuk menghindari lengket, utamanya untuk jenis wajan keramik. Lakukan hal ini beberapa kali setiap pemakaian hingga anti lengket benar-benar bekerja
Selalu memilih ukuran wajan atau panci yang lebih besar dari kompor. Hal ini ditujukan agar api tidak menyala lewat pinggiran wajan. Pada komopr halogen, glass ceramic cooker, induksi, dan electric pastikan wajan atau panci sesuai dengan yang direkomendasikan.
Hindari memasak hingga suhu diatas 250 derajat celcius. Untuk mengetahuinya Anda bisa dengan memanaskan minyak pada wajan atau panci. Minyak akan mulai berasap ketika menyentuh suhu 250 derajat celcius.
Gunakan suhu sedang ketika menggoreng
Hindari panas berlebih agar masakan tidak gosong. Masakan yang gosong mampu meninggalkan kerak pada lapisan wajan
Jangan biarkan minyak dalam suhu tinggi terlalu lama karena mampu menyebabkan panas berlebih pada minyak
Hindari memotong makanan dalam wajan dengan benda yang keras dan tajam
Gunakan jenis sutil yang terbuat dari nilon, kayu atau silicon
Bersihkan wajan dan panci sebelum menggunakan atau ketika hendak menyimpan
Dinginkan wajan atau panci sebelum mulai untuk dibersihkan, minimal hingga mencapai suhu ruangan. Perubahan yang terlalu cepat mampu menyebabkan perubahan bentuk atau deformasi permanen
Gunakan spons non-abrasive dan air panas serta sikat nilon yang lembut untuk membersihkannya. Hindari menggunakan bantalan gosok atau sabut baja
Hindari pembersih yang sifatnya abrasif dan agresif untuk menghilangkan sisa makanan atau sisa lemak pada lapisan anti lengket
Jika kerak telanjur mengendap, hindari membersihkannya dengan benda tajam atau sabut gosok. Terlebih dahulu rendam menggunakan air hangat dan bersihkan hati-hati dengan kain lembut atau sikat nilon
Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan benar mampu mengakibatkan terjadinya perubahan warna pada panci atau wajan. Nah, dampak negatifnya tentu merusak lapisan luar pada panci atau wajan. Jadi, pastikan membersihkannya dengan hati-hati
Hindari membersihkan di mesin pencuci piring karena mampu mengurangi sifat anti lengket karena detergen yang abrasif. Jadi, lebih baik mencucinya secara manual
Itulah ulasan tentang cara memilih panci dan juga cara merawat panci serta wajan yang bisa Anda lakukan. Jika Anda menginginkan untuk memiliki panci yang bagus dan tahan lama, Anda perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Selain itu, memiliki alat masak yang lengkap memang menyenangkan, tetapi Anda tentunya perlu mengetahui cara merawat alat masak yang benar supaya tetap tahan lama.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®