Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki lebih dari 300 jenis sambal? Hal ini mungkin, mengingat masyarakat Indonesia memiliki “lidah baja” yang membuat makan tak lengkap tanpa sambal. Setiap sambal memiliki rasa yang unik dengan tingkat kepedasan yang bervariasi. Nah, bagi kamu yang gemar makan sambal, berikut beberapa sambal terpedas di Indonesia yang harus kamu coba!
Cita rasa sambal yang pedas tak hanya dipengaruhi oleh jumlah cabai yang digunakan, tetapi dari jenis cabai dan juga racikannya. Bagi kamu yang ngaku pecinta pedas, pastikan beberapa jenis sambal dibawah ini sudah pernah kamu coba.
Ini adalah sambal dengan peminat paling banyak. Sambal dengan paduan cita rasa manis dan pedas ini seringkali disajikan bersama ikan bakar, sate kambing, dan tahu goreng. Sambal kecap berbahan utama cabe rawit, bawang putih dan kecap.
Namun, di antara beberapa bahan pokok tersebut, ada yang menambahkan variasi lain sebagai penambah cita rasa sambal kecap. Beberapa bahan yang sering dijadikan variasi antara lain asam jawa, bawang merah mentah, bawang merah goreng, garam, tomat, jeruk nipis, kacang goreng, dan penyedap rasa.
Untuk cara pembuatannya pun juga cukup bervariasi. Ada yang dibuat dengan cara diulek, ada yang diiris. Ada yang mentah, ada pula yang bahannya diolah dulu (digoreng atau direbus).
Nah, kira-kira dari sambal kecap variasi apa yang kamu suka?
Sambal ini berasal dari Manado, Sulawesi Utara dan biasanya dinikmati sebagai menu pendamping. Meski begitu, sambal roa juga sangat nikmat sebagai cocolan.
Di Manado, sambal roa biasanya dinikmati dengan bubur tinutuan, nasi kuning, dan sebagai cocolan pisang goroho. Sedangkan di Gorontalo, sambal roa identik sebagai pendamping bubur sagela. Rasa sambal satu ini cukup unik sehingga direkomendasikan untuk dicoba. Sambal roa terbuat dari suwiran ikan roa yang dipanggang atau diasapi, kemudian dipadukan dengan bawang merah dan cabai. Cara membuat sambal roa sebenarnya cukup mudah asalkan kamu memiliki bahan utamanya, yakni ikan roa. Di daerah asalnya, kamu bisa menemukan ikan roa yang diasapi di pasar-pasar tradisional. Ikan roa sendiri adalah sejenis ikan terbang dengan tekstur yang sedikit keras. Untuk itu, ketika akan dijadikan sebagai sambal, ikan roa harus dihaluskan atau disuwir terlebih dulu.
Selain ikan roa, kamu membutuhkan bumbu halus (bawang merah, cabai rawit, gula pasir) dan bahan pelengkap seperti daun jeruk, tomat, dan minyak untuk menggoreng. Cara membuatnya cukup mudah. Kamu hanya perlu menumis bumbu halus beserta bumbu pelengkap, kemudian masukkan ikan roa yang telah digoreng dan dihaluskan. Aduk hingga tomat hancur. Sambal roa siap disantap.
Sambal ini berasal dari Solo dan biasanya ditemui di warung yang menjual bebek goreng. Nah, disebut sambal korek karena sambal ini kerap disajikan di atas cobek dan langsung dikorek dengan makanan lain seperti kerupuk.
Sambal korek termasuk sambal yang cocok digunakan untuk berbagai jenis makanan dan pembuatannya pun juga terbilang sangat mudah. Untuk membuat sambal ini hanya dibutuhkan bawang merah, cabai rawit, garam dan minyak goreng.
Sama seperti sambal kecap, sambal korek juga memiliki cukup banyak variasi dengan bahan dasar sama dan pelengkap yang berbeda. Beberapa bahan pelengkap tersebut antara lain terong, kemangi, ikan kembung, terasi, cabai hijau, belimbing wuluh, dan teri.
Baca Juga: Cara Membuat Nasi Tumpeng agar Tidak Pecah dan Keras
Mirip dengan sambal korek, bedanya sambal bawang menggunakan bahan yang sudah matang dan membutuhkan bawang merah dan bawang putih sebagai bahan dasarnya. Sambal bawang sangat tepat dijadikan menu pendamping segala jenis makanan dan lauk karena rasa pedasnya yang mantap.
Sambal satu ini cukup unik karena selain rasanya yang sangat pedas, penyajiannya pun juga tidak diulek seperti banyak sambal lainnya. Sambal matah disajikan dalam keadaan semi mentah dan biasanya disajikan sebagai pendamping menu makanan di Bali. Sambal matah juga kerap disajikan pada menu makanan seperti ayam goreng, ikan bakar, dan lain sebagainya.
Untuk membuat sambal matah, beberapa bahan yang diperlukan antara lain bawang merah, cabai, serai, daun jeruk, jeruk nipis, terasi, minyak, gula, merica, dan garam.
Ini adalah sambal khas Manado yang terbuat dari bahan mentah yang akan memberikan sensasi rasa segar saat dinikmati. Sama seperti sambal matah, sambal ini tidak digerus, melainkan diiris. Semua bahan mulai dari bawang merah, bawang putih, tomat, daun bawang, dan jeruk nipis diiris tipis, kemudian disiram dengan minyak panas.
Baca Juga: 5 Resep Kepala Ikan Kakap Anti Gagal, Enak Banget, Bun!
Sambal yang berasal dari Cibiuk, Jawa Barat ini juga disebut sebagai salah satu sambal terpedas di Indonesia. Sambal Cibiuk terbuat dari cabai merah, terasi, kencur, tomat, daun kemangi dan garam. Rasa paduan kencur dan terasi disinilah yang menjadikan cibiuk terasa sangat nikmat dan khas.
Sambal Cibiuk bisa dinikmati sebagai menu pendamping apapun. Rasanya yang pedas sangat cocok untuk para pecinta pedas.
Di atas adalah beberapa jenis sambal terpedas di Indonesia. Adakah yang belum kamu coba? Agar sajian sambalmu jadi kian nikmat, tempat sajinya pun harus diperhatikan. Kamu bisa menyajikannya menggunakan Golden Dragon Melamin Tempat Sambal P-9A. Tempat sambal sekat tiga ini memungkinkanmu menempatkan tiga jenis sambal sekaligus. Jadi, kamu bisa memilih mana sambal yang paling sesuai dengan makanan dan seleramu.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®