Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Jika bertanya tentang apa makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan, maka jawabannya adalah makanan yang mampu menjaga keseimbangan bakteri dalam usus. Bakteri dalam usus memiliki peranan penting dalam mencegah berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu kita harus bisa menjaganya dengan baik. Tidak boleh terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Intinya, harus seimbang. Namun bagaimana cara mengetahui kita memiliki bakteri usus yang seimbang?
Sebenarnya ketidakseimbangan bakteri usus bisa diketahui dengan mudah karena ada beberapa ciri-ciri khusus bagi mereka yang mengalaminya. Beberapa diantaranya seperti moody, suka dengan makanan atau minuman manis, susah fokus, migrain, timbul masalah pada kulit, gampang sakit, dan mudah lelah. Sayangnya banyak orang yang abai hingga berujung pada penyakit kronis.
Ketika seseorang mengalami beberapa ciri diatas, harusnya secepat mungkin mengubah gaya hidupnya. Perbanyak konsumsi makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan dan jangan lupa untuk berolahraga. Tinggalkan semua kebiasaan buruk seperti merokok atau minum-minuman keras. Dengan rutin melakukan hal tersebut, kamu akan terhindar dari banyaknya ancaman penyakit kronis.
Sistem pencernaan memiliki peranan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Salah satunya membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi dan membaginya ke seluruh tubuh. Sayangnya gaya hidup yang tak sehat membuat banyak orang mengalami ketidakseimbangan bakteri usus hingga munculah berbagai gangguan pencernaan.
Untuk mencegah berbagai ancaman penyakit kronis yang disebabkan gangguan sistem pencernaan, dibawah ini kami berikan daftar makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan. Perbanyak konsumsi makanan dibawah ini dan kurangi konsumsi makanan tak sehat seperti fast food dan gorengan.
Makanan yang berserat tinggi adalah jenis yang direkomendasikan untuk menjaga keseimbangan bakteri dalam usus. Contoh makanan berserat tinggi adalah wortel, bayam, selada, kentang, labu, jamur, pepaya, wortel, tempe, kurma, apel dan lain sebagainya.
Yogurt merupakan hasil fermentasi dari susu kambing yang kaya akan bakteri asam laktat. Yogurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang mampu menjaga sistem pencernaan khususnya usus agar tetap sehat. Selain menjaga kesehatan pencernaan, probiotik dalam yogurt juga mampu mengatasi berbagai masalah pencernaan mulai dari kembung, konstipasi hingga diare.
Namun ingat, tidak semua yogurt mengandung probiotik. Jadi, budayakan membaca label atau kemasan sebelum membelinya.
Kacang mengandung serat larut dan tak larut. Keduanya bekerja ganda untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kacang juga baik untuk meredakan konstipasi, namun tidak semua jenis kacang. Kacang almond, kacang kenari dan kacang tanah adalah jenis terbaik untuk mengatasi konstipasi.
Selain itu bagi penderita asam lambung, kacang hijau adalah jenis yang paling direkomendasikan untuk dikonsumsi. Kacang hijau memiliki kadar serat dan pati yang cukup tinggi sehingga mampu membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus, melancarkan saluran pencernaan, membersihkan racun dalam tubuh dan meredakan asam lambung.
Biji-bijian utuh atau whole grain adalah jenis biji-bijian yang belum mengalami proses penggilingan. Contohnya gandum, quinoa, beras, beras merah, dan sorgum.
Biji-bijian ini kaya akan lemak sehat, karbohidrat kompleks, serat dan protein. Tak hanya itu, beragam kandungan vitamin dan mineral didalamnya disebut mampu memberimu banyak manfaat untuk tubuh.
Buah berwarna hijau ini memiliki kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Selain itu alpukat juga kaya akan karbohidrat, serat, vitamin dan berbagai mineral lainnya. Kandungan nutrisi dalam alpukat baik untuk mencegah sembelit, mengatur gerakan usus, membantu meningkatkan penyerapan nutrisi serta membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.
Namun alpukat tidak disarankan dikonsumsi penderita iritasi gastrointestinal karena menyebabkan iritasinya kian parah. Selain itu alpukat juga tidak disarankan dikonsumsi seorang dengan penyakit asam lambung atau maag karena alpukat mengandung salisilat yang jika dikonsumsi terlalu banyak mampu meningkatkan asam lambung, membuat sakit perut, menyebabkan kembung, hingga diare.
Baca Juga: 9 Jus Penambah Stamina dan Daya Tahan Tubuh
Rempah dengan rasa pedas ini memiliki kandungan phenolic yang mampu menstimulasi air liur, mencegah kontraksi perut, membantu merangsang pergerakan makanan dan minuman dalam saluran pencernaan serta meredakan gejala iritasi gastrointestinal.
Tak hanya itu, mengkonsumsi jahe juga mampu mengurangi rasa mual yang diakibatkan oleh kondisi tertentu seperti morning sickness atau mabuk perjalanan. Jahe dengan kandungan antibakterinya juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi bakteri yang terjadi di saluran pencernaan.
Jadi, meskipun memiliki rasa pedas dan hangat, jahe disebut aman bahkan mampu meredakan sakit asam lambung. Namun ingat, tidak disarankan mengkonsumsi jahe ketika perut kosong. Kenapa? Karena ada salah satu enzim dalam jahe yang akan memicu stimulasi lambung hingga terjadi tekanan pada sistem pencernaan. Hasilnya perut akan terasa perih dan tidak nyaman.
Satu buah pisang mengandung serta sebanyak 3,1 gram. Jumlah sebanyak ini mampu mencukupi kebutuhan serta harian bagi orang dewasa. Selain itu pisang juga buah yang kaya nutrisi dan vitamin. Rasanya yang manis dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan menjadikan buah ini sangat spesial.
Meskipun memiliki rasa yang asam, cuka apel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan saluran pencernaan karena adanya kandungan probiotik didalamnya. Beberapa manfaat dari cuka apel antara lain mengatasi sembelit, meredakan asam lambung, menjaga kesehatan ginjal, dan menurunkan berat badan.
Namun perlu diingat, cuka apel juga memiliki kemampuan untuk menghancurkan bakteri baik dalam usus sehingga dalam suatu kondisi mampu mengiritasi usus atau bahkan menyebabkan diare. Oleh karena itu disarankan mengonsumsinya sesuai dengan takaran yang dianjurkan.
Siapa yang tidak kenal dengan minyak zaitun. Minyak satu ini tak hanya baik untuk kesehatan kulit, namun juga baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan lho. Minyak zaitun memiliki sifat pencahar alami yang mampu membantu melancarkan BAB serta mampu merangsang pergerakan usus. Selain itu minyak zaitun juga mampu meredakan asam lambung asal dikonsumsi dengan dosis yang tepat.
Contoh daging tanpa lemak seperti ikan, ayam dan makanan laut rendah lemak adalah makanan yang sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Selain itu daging tanpa lemak juga mampu mengurangi gejala asam lambung.
Semangka memiliki kandungan polifenol yang menjadi pemicu berkembangnya bakteri baik dalam usus. Selain itu semangka juga kaya serta sehingga sangat baik untuk saluran pencernaan.
Meskipun memiliki rasa pedas, paprika juga kaya serat dan memiliki kandungan yang mampu menetralisir asam lambung. Selain itu paprika juga memiliki sifat antibakteri sehingga mampu mencegah infeksi bakteri dan keracunan dalam sistem pencernaan.
Kunyit memiliki kandungan kurkumin yang bertugas mengurangi tekanan gas ada perut serta membantu lambung mengurangi produksi asam lambung. Kunyit dengan kandungan antioksidan dan kurkuminnya juga baik untuk mengatasi masalah peradangan pada usus.
Kandungan serat dalam oat mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Nah, karena hal tersebutlah oat mampu mengatasi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan saluran cerna seperti sembelit, diare, dan iritasi pada usus besar.
Buah pepaya memiliki enzim papain dan pektin yang akan membantu tubuh untuk menyerap nutrisi dengan maksimal dan menstimulasi pergerakan saluran pencernaan. Buah pepaya juga memiliki kandungan serat, vitamin A, vitamin E, vitamin C, serta folat yang cukup tinggi sehingga mampu melancarkan sistem pencernaan.
Dalam sebuah penelitian juga disebutkan jika mengonsumsi pepaya dengan rutin mampu mencegah perut kembung dan meredakan konstipasi.
Selain dimakan langsung, makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan adalah makanan yang tidak digoreng. Kamu bisa mengolah berbagai jenis makanan tersebut dengan cara dikukus atau direbus. Ingat, semakin banyak sebuah makanan mengandung minyak, maka semakin tidak baik untuk kesehatan.
Selain itu penggunaan alat masak juga perlu diperhatikan. Gunakan hanya alat masak berkualitas agar hasil masakan tak hanya lezat namun juga sehat. Dan kami rekomendasikan Steamer Set dari Golden Dragon Houseware untuk menciptakan sajian makanan sehat untuk keluarga.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®