Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Di tengah gempuran munculnya minuman-minuman kekinian baru dengan tag nyegerin, ternyata banyak minuman tradisional Indonesia yang seger dan nikmatnya juga tak tanggung-tanggung. Minuman tradisional khas Indonesia, seperti jamu dan wedang, telah lama dikenal tidak hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena khasiatnya dalam menjaga kesehatan tubuh. Ya, tak hanya makanan khas tradisional Indonesia saja yang bercita rasa lezat dan nikmat, Indonesia juga memiliki banyak minuman khas yang diracik menggunakan rempah atau bahan-bahan alami. Tak hanya terbukti enak dan nyegerin, minuman tradisional Indonesia ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kombinasi bahan alami dan rempah membuat minuman ini juga kaya antioksidan dan mineral, cocok untuk menunjang gaya hidup sehatmu.
Penasaran? Dibawah ini daftar minuman tradisional Indonesia yang mesti dicoba!
Indonesia adalah negara yang penuh cita rasa, begitupula untuk minumannya. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah punya minuman khas yang unik dan semua bisa dinikmati menggunakan gelas saji estetik dari Golden Dragon Houseware. Diantara begitu banyak minuman tradisional di Indonesia, dibawah ini beberapa yang terbukti nyegerin dan nikmatnya dijamin bikin ketagihan.
Minuman menyegarkan satu ini datang dari Sunda, Jawa Barat. Es cendol menggunakan cendol sebagai bahan utamanya yang kemudian dicampur dengan santan dan sirup gula aren. Cendol terbuat dari tepung hunkwe atau tepung kacang hijau yang dibentuk menggunakan penyaring. Bentuknya kecil sedikit memanjang dengan warna hijau.
Terkadang es cendol disajikan dengan topping seperti kacang merah, nangka, hingga durian. Sensasi manis dan dingin es cendol menjadi salah satu cara meredakan dahaga di hari yang panas.
Minuman satu ini datang dari Yogyakarta dan menjadi salah satu yang paling digemari sebagai minuman penghangat tubuh. Disebut wedang jahe karena minuman ini menggunakan jahe yang diseduh air panas sebagai bahan utamanya. Tak hanya jahe, biasanya minuman ini juga ditambahkan dengan bahan rempah lain seperti daun pandan, gula merah dan serai.
Minuman yang sering ditemui di angkringan Yogya ini selain mampu menghangatkan tubuh juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sajikan dengan gelas kaca tahan panas dari Golden Dragon Houseware agar aromanya tetap terjaga dan tampilannya elegan.
Es yang terkenal dengan sebutan es degan ini adalah salah satu minuman tradisional Indonesia yang kesegarannya tidak perlu diragukan. Tak hanya itu, beragam manfaatnya bagi kesehatan juga sudah terbukti. Misalnya mengobati dehidrasi dan mencegah mual atau muntah.
Baca Juga: 8 Kreasi Minuman Ala Cafe Ini Mudah Dibuat, Loh!
Minuman tradisional Indonesia satu ini berasal dari Jawa Barat. Bajigur dibuat dari jahe, santan, gula aren dan berbagai rempah alami lainnya. Biasanya bajigur disajikan dengan topping seperti roti dan kolang-kaling. Selain mampu memberikan rasa hangat pada tubuh, bajigur juga mampu menjaga kesehatan sistem pencernaan, mengendalikan kadar gula dalam darah, dan sebagainya.
Ini adalah salah satu minuman khas Sunda yang terbuat dari rempah alami seperti jahe, kulit kayu manis, gula aren, merica, pandan, telur ayam kampung, serai dan sebagainya. Bandrek memiliki cita rasa manis dan pedas yang mampu memberi sensasi hangat pada tubuh.
Minuman satu ini menjadi salah satu yang paling digemari. Es tebu terbuat dari tebu yang digiling dan diambil airnya lalu diberi tambahan es. Es tebu memiliki rasa yang manis meskipun tidak ditambah dengan gula. Selain manis, es tebu ternyata mampu menangkal efek radikal bebas dan melancarkan sistem pencernaan lho.
Meskipun minuman ini menyandang kata ‘bir’ namun sama sekali tidak mengandung alkohol. Bir pletok terbuat dari berbagai campuran rempah mulai dari serai, adas, jahe, kapulaga, kayu manis, cengkeh hingga cabai. Rasa pedas dengan aroma yang harum dari berbagai campuran rempah tersebut memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Misalnya meningkatkan nafsu makan, meredakan nyeri lambung, meredakan gejala flu, menurunkan tekanan darah hingga meredakan masuk angin.
Minuman satu ini berasal dari Imogiri, Yogyakarta dan dalam bahasa Jawa memiliki arti ‘sampah’ (uwuh=sampah). Disebut sampah karena racikan wedang uwuh menggunakan campuran berbagai macam dedaunan dan rempah yang mirip sampah. Meskipun begitu, minuman dengan rasa hangat dan manis ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Selain itu campuran berbagai rempah dalam wedang uwuh juga mampu melancarkan aliran darah, meningkatkan fungsi sel otak, mengurangi kadar kolesterol, menurunkan asam urat, hingga menjadi antikanker.
Sebenarnya cara membuat wedang uwuh cukup mudah asalkan kamu memiliki bahan-bahannya lengkap. Bahan yang dibutuhkan antara lain gula batu, jahe, serutan kayu secang kering, cengkeh (batang, daun dan bunga cengkeh), kayu manis kering, akar sereh, daun sereh, kapulaga serta daun dan buah pala kering. Semua bahan tersebut diseduh hingga warna airnya berubah jadi merah. Setelah itu angkat dan sajikan wedang uwuh tanpa disaring.
Saat ini wedang uwuh telah menjadi warisan budaya tak benda dan pamornya telah sampai hingga ke luar negeri. Racikan wedang uwuh bahkan telah masuk ke pasar mancanegara mulai dari Vietnam, Kanada, Nigeria hingga Jeddah.
Minuman legen berasal dari Tuban, Jawa Timur. Minuman satu ini berasal dari air buah siwalan. Selain terkenal dengan sensasi yang manis dan menyegarkan, legen dipercaya mampu mengatasi berbagai keluhan masalah pencernaan serta gangguan fungsi ginjal. Nah, yang perlu diperhatikan adalah kehalalannya. Legen yang belum diberi campuran atau yang baru dipanen tidak memiliki kandungan alkohol sehingga bisa dikonsumsi. Hidangkan dengan gelas plastik bening food-grade GDH 550 ml agar cocok untuk dinikmati siapa saja anak maupun dewasa.Air legen mampu bertahan sekitar 3 sampai 4 jam, lepas itu akan berfementasi dan berubah menjadi tuak yang memabukkan.
Sari asem terbuat dari sari buah asam jawa yang dicampur dengan es dan sirup gula jawa. Rasanya yang asam dan manis dijamin mampu menyegarkan tenggorokan di siang hari yang panas.
Minuman satu ini terdiri dari ronde yang diberi kuah jahe. Ronde adalah sejenis kue kenyal terbuat dari tepung ketan yang dibuat menjadi bola-bola kecil berbagai warna. Biasanya wedang ronde dihidangkan ketika malam hari sebagai teman untuk bersantai.
Es dawet satu ini berasal dari Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Warna cendolnya yang hitam didapat dari campuran abu bakar jerami, abu merang atau charcoal powder. Cendolnya sendiri terbuat dari tepung beras dan tepung kanji.
Es dawet hitam memiliki rasa manis seperti es dawet pada umumnya dengan sensasi menyegarkan yang sangat tepat dinikmati kala cuaca sedang panas.
Salah satu minuman tradisional Indonesia yang tepat dinikmati di kala cuaca panas adalah es campur. Sesuai namanya, es satu dibuat dari berbagai bahan (minimal 4 bahan) yang dicampur menjadi satu.
Beberapa bahan yang sering digunakan antara lain kolang-kaling, cendol, buah-buahan, manisan rumput laut, dan sebagainya. Namun untuk es campur Betawi, kamu akan menemukan bubur sumsum, kelapa, dan tape singkong sebagai campuran khasnya.
Rasa yang manis, sedap dan dingin jelas menjadi penyegar terbaik.
Es Doger terbuat dari serutan es kelapa santan yang dicampur dengan berbagai topping lezat seperti tape singkong, ketan hitam, alpukat, bubur mutiara, cincau, dan roti tawar. Perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur yang beragam dari berbagai toppingnya menjadikan Es Doger sebagai minuman istimewa yang tak terlupakan.
Nama "doger" sendiri berasal dari kata "dorong gerobak", menggambarkan cara tradisional penjual Es Doger menjajakan dagangannya. Jika Anda sedang berkunjung ke Cirebon, jangan lupa untuk mencicipi Es Doger. Anda dapat dengan mudah menemukannya di berbagai gerobak kaki lima di sepanjang jalan.
Bagi Anda yang sedang berlibur di Malang, jangan lupa untuk mencicipi STMJ, minuman tradisional khas daerah ini. STMJ adalah singkatan dari Susu Telur Madu Jahe, perpaduan bahan-bahan alami yang lezat dan kaya manfaat seperti namanya.
Bagi penikmat teh, berkunjung ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tak lengkap tanpa mencicipi Teh Gaharu, minuman khas daerah ini yang istimewa. Teh ini bukan sembarang teh, karena memiliki rasa pahit yang menyegarkan dan bermanfaat bagi kesehatan.
Teh Gaharu terbuat dari daun kayu gaharu (Aquilaria malaccensis), yang terkenal dengan khasiat antibakterinya. Daun ini diolah dengan cara tradisional untuk menghasilkan teh berwarna coklat keemasan dengan aroma yang harum dan sedikit pedas.
Di tengah udara dingin malam hari atau saat hujan turun, segelas Sarabba hangat akan menjadi teman yang sempurna. Minuman tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan ini, tak hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga memanjakan lidah dengan cita rasa rempah yang unik dan kaya.
Sarabba terbuat dari ramuan sederhana namun kaya rasa, yaitu jahe, gula merah, santan, dan kuning telur. Perpaduan rempah-rempah ini menghasilkan rasa pedas yang menghangatkan, manis yang legit, dan gurih yang creamy.
Sari temulawak, minuman tradisional yang terbuat dari tanaman rimpang temulawak (Curcuma zedoaria), merupakan warisan budaya Indonesia yang tak hanya lezat tapi juga kaya manfaat. Dikenal sebagai jamu dengan kandungan beragam nutrisi dan zat aktif, sari temulawak telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia selama berabad-abad.
Di tengah cuaca dingin atau saat hujan turun, segelas sekoteng hangat akan menjadi teman yang sempurna. Minuman tradisional khas Jawa Tengah ini tak hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga memanjakan lidah dengan cita rasa manis, gurih, dan rempah yang khas.
Sekoteng mudah ditemukan di berbagai daerah di Jawa Tengah, terutama di daerah pedesaan. Minuman ini biasanya disajikan panas dalam cangkir kecil. Anda dapat menambahkan gula merah atau madu secukupnya sesuai selera.
Mencari minuman unik dan menghangatkan dari Sumatera Barat? Teh Talua adalah jawabannya! Minuman tradisional ini tak hanya memiliki rasa yang khas, tapi juga kaya manfaat bagi kesehatan. Teh Talua, yang berarti Teh Telur dalam bahasa Minang, terbuat dari campuran bahan-bahan sederhana teh, gula, telur ayam atau itik, dan perasan jeruk nipis. Teh Talua memiliki cita rasa yang unik dan hangat. Perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit asam dari bahan-bahannya menghasilkan sensasi rasa yang tak terlupakan.
Membuat Teh Talua memiliki proses yang unik. Telur dikocok dengan gula dan jeruk nipis hingga mengembang dan berbusa. Campuran ini kemudian dicampur dengan teh panas dan diaduk rata. Teh Talua biasanya disajikan dalam gelas atau cangkir kecil dan dinikmati panas.
Beras kencur adalah minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari beras, kencur, dan rempah-rempah lainnya. Minuman ini terkenal dengan rasa yang unik, aroma yang harum, dan manfaat kesehatan yang beragam. Minuman ini terdiri dari beras, kencur, rempah, dan bahan lainnya seperti jahe, gula merah, gula pasir, asam jawa, dan daun pandan untuk menambah rasa dan aroma.
Minuman tradisional Indonesia bukan hanya kaya rasa dan budaya, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Berikut beberapa contohnya:
Banyak minuman tradisional seperti Bajigur menggunakan gula aren yang kaya akan mineral penting untuk kesehatan tulang, seperti kalsium dan magnesium. Kandungan mineral ini lebih tinggi dibandingkan gula biasa, sehingga membantu menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
Jahe merupakan bahan umum dalam minuman seperti STMJ dan Bajigur, terkenal dengan manfaatnya bagi pencernaan. Sifat anti-inflamasi dan antiemetiknya membantu meredakan peradangan, mencegah mual, dan melancarkan pencernaan.
Minuman tradisional seperti teh herbal (misalnya Teh Gaharu) dan jamu mengandung bahan yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Sajikan di gelas model mug dari Golden Dragon Houseware agar mudah dipegang dan menjaga suhu minuman lebih lama. Kandungan antioksidan dalam teh membantu menjaga elastisitas pembuluh darah, yang penting dalam mengatur tekanan darah.
Diatas adalah beberapa minuman tradisional Indonesia yang bisa kamu santap di suasana terik dan suasana malam yang dingin. Ingin sajian minuman tradisional terlihat lebih menarik dan higienis? Gunakan gelas plastik bening tebal 550 ml atau gelas kaca tahan panas dari Golden Dragon Houseware aman, food-grade, dan anti pecah.
Belanja gelas stylish dan praktisnya sekarang di goldendragonhouseware.com untuk melengkapi koleksi sajian minuman sehatmu!
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®