Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Oleh karena itu menanak nasi menjadi salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh semua orang baik laki-laki ataupun perempuan. Nah, jika kamu biasanya memasak nasi dengan cara instan menggunakan rice cooker, maka cobalah belajar memasak menggunakan panci. Dijamin nasi yang dihasilkan lebih pulen dan prosesnya pun juga cukup simpel. Bagaimana cara masak nasi di panci?
Memasak nasi menggunakan panci sebenarnya cukup sederhana. Namun sebaiknya kamu harus tetap memperhatikan caranya dengan detail agar nasi yang dihasilkan bisa pulen. Nasi yang pulen jelas lebih lezat bukan?
Cara masak nasi di panci menjadi alternatif memasak nasi tanpa listrik. Oleh karena itu kamu harus menyiapkan beberapa peralatan seperti panci, kompor dan pengaduk nasi. Pastikan pula kamu memiliki cukup air untuk mencuci dan memasak nasi.
Masukkan beras kedalam panci sesuai dengan takaran yang kamu inginkan lalu cuci hingga bersih. Cuci perlahan cukup dua kali saja untuk menghindari butiran beras yang hancur. Perlu diketahui, beras yang hancur akan mempengaruhi tekstur nasi sehingga jadi lebih lembek.
Setelah beras dicuci bersih, tambahkan air secukupnya lalu rebus di atas kompor menggunakan api kecil. Tunggu hingga mendidih lalu aduk perlahan. Lakukan hal ini sesekali untuk menghindari gosong atau lengket pada bagian bawah panci. Setelah setengah matang, angkat panci aron lalu pindahkan nasi ke dalam panci kukus (sebelumnya panci sudah dipanaskan dan airnya telah mendidih) dan masak sampai matang. Setelah matang diamkan beberapa menit dalam keadaan tertutup.
Pindahkan nasi ke dalam wadah nasi dan usahakan agar air dari tutup panci tidak menetes ke dalam panci karena bisa menyebabkan basi. Selain itu untuk menghindari nasi cepat basi, Baca Juga: 7 Cara Menyimpan Nasi Agar Tahan Lama.
Tak hanya nasi putih, cara masak nasi di panci bisa juga dilakukan untuk semua jenis nasi. Baik itu nasi telang, nasi kuning ataupun nasi tumpeng. Nah, namun bagi tumpeng ada syarat khusus dalam pembuatannya yang harus dilakukan mengingat nasi tumpeng dibentuk menjulang tinggi. Baca Juga: Cara Membuat Nasi Tumpeng agar Tidak Pecah dan Keras
Ketika memasak nasi terkadang kita teledor sehingga mengakibatkan nasi cepat basi. Ada banyak hal yang mempengaruhi hal tersebut dan berikut beberapa diantaranya:
Nasi yang kurang tanak berpotensi lebih cepat basi. Jika kamu menggunakan rice cooker, nasi yang tanak adalah nasi yang sudah didiamkan sekitar 10 menit setelah tombol berpindah dari cooking ke warm.
Nasi yang terkena air baik itu berasal dari uap nasi atau embun dari nasi itu sendiri akan lebih cepat basi. Hal seperti ini seringkali kita temui ketika menggunakan rice cooker atau magic jar. Ketika kita membuka tutup lantas air akan mulai menetes pada bagian bawah tutup. Jika air ini masuk kedalam wadah nasi, dipastikan nasi akan lebih cepat basi. Begitu pula jika kamu memasak nasi di panci. Beberapa orang membuka tutup panci sembarangan sehingga uap tetesannya masuk dalam panci.
Apakah kamu termasuk seseorang yang jarang mengganti sendok nasi selama beberapa hari? Atau tipe yang menggunakan sendok nasi sebagai sendok sayur? Jika dua atau salah satunya adalah kebiasaanmu, lekas hilangkanlah karena keduanya menyebabkan nasi lebih cepat basi. Kenapa? Karena nasi cukup rentan basi ketika terkontaminasi dengan bahan-bahan yang kotor.
Apapun itu makanannya, maka memanaskannya hingga betul-betul panas sangatlah direkomendasikan. Hal ini juga berlaku untuk nasi. Jika kamu menggunakan kukusan maka nasi harus dipanaskan dengan sempurna. Artinya bagian luar dan dalam betul-betul panas.
Salah satu kelemahan menggunakan rice cooker adalah faktor kualitas dari rice cooker tersebut. Penanak nasi yang berkualitas mampu menghasilkan nasi yang pulen dan lebih tahan lama. Sedangkan jika bermasalah maka nasi akan lebih cepat basi. Misalnya kamu baru memasak nasi di pagi hari, namun karena kondisi rice cooker yang tidak mendukung maka sore hari nasi sudah basi.
Tahukah kamu bahwa nasi yang baru saja matang harus diaduk? Ya, ini dilakukan agar uap air yang terperangkap di dalam nasi bisa keluar. Semakin banyak yang keluar maka kualitas nasi akan jadi lebih baik. Hal ini tak hanya berlaku ketika kamu memasak menggunakan panci namun juga berlaku bagi kamu yang memasak menggunakan panci.
Berapa lama waktu untuk memasak nasi di kompor?
Waktu memasak nasi menggunakan kompor cukup bervariasi, namun standarnya kisaran 30 sampai 45 menit secara keseluruhan mulai dari memasak menggunakan panci aron hingga berpindah ke panci kukus.
Berapa banyak air untuk masak nasi di kompor?
Perbandingan beras dan air standarnya adalah 1:1,5. Jadi untuk setiap 3 cangkir beras, maka takaran air yang diharuskan 4,5 cangkir. Jika terlalu sedikit nasi akan keras dan bahkan tidak matang, jika terlalu banyak nasi akan lembek.
Berapa lama kita harus merendam beras?
Sekitar 30 menit beras direndam menggunakan air jeruk nipis untuk menghindari nasi cepat basi.
Ingin hasil nasi yang pulen dan tahan lama? Gunakan panci berkualitas yang food grade dan BPA Free agar nasi matang sempurna dan lebih higienis. Golden Dragon Houseware Panci Premium bisa menjadi pilihan tepat untuk memasak nasi tanpa rice cooker. Dapatkan sekarang di Panci Stainless Steel untuk pengalaman memasak yang lebih mudah dan praktis!
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®