Golden Dragon Houseware
  • Beranda
  • Produk

    Plastic Houseware

    • Gelas Plastik Bening
    • Piring dan Mangkok Plastik
    • Plastic Storages & Servings
    • Others

    Melamine Houseware

    • Piring Melamin
    • Three Layer Series
    • Cafe Series
    • Nordic Series
    • Mangkok Melamin
    • Gelas Melamin
    • Premium Series
    • Japanese Series
    • Set Melamine
    • Other Series

    Stainless Houseware

    • Cookware Set
    • Perlengkapan Dapur MBG
    • Penggorengan
    • Stock Pot
    • Wok
    • Sendok dan Garpu Stainless
    • Steamer Set
    • Others
  • Tentang Kami & FAQ
    • Tentang Kami
  • Pesanan Khusus
    • Jasa Maklon Stainless Steel
  • Wawasan
    • Berita
    • Blog
    • Pengetahuan Produk
  • Hubungi Kami
Golden Dragon Houseware
ID | EN
ID | EN

Please enter key search to display results.

Produk

  • Melamine Houseware
  • Plastic Houseware
  • Stainless Houseware

Blog

Cara Membuat Mie Ayam Lezat yang Bisa Anda Coba untuk Jualan

24 Agustus 2026

Inilah Resep Ramen Sederhana yang Mudah Dibuat di Rumah

24 Agustus 2026

Berikut Adalah Resep Seblak Kuah Pedas dan Nikmat yang Bisa Anda Coba

24 Agustus 2026

Perbedaan Kimbab dan Sushi, Mirip tapi Berbeda!

  • 28 Juni 2024
  • Author
Perbedaan Kimbab dan Sushi, Mirip tapi Berbeda!

Kimbab adalah salah satu hidangan populer yang berasal dari Korea. Bentuknya yang mirip dengan sushi sering membuat banyak orang keliru menganggap keduanya sama. Baik kimbab maupun sushi sama-sama menggunakan nasi sebagai bahan utama dan dibungkus rumput laut kering, namun memiliki sejarah, bahan, dan rasa yang berbeda. Memahami perbedaan keduanya tidak hanya bermanfaat untuk penikmat kuliner, tetapi juga penting bagi pelaku bisnis kuliner yang ingin menawarkan menu autentik sesuai budaya asalnya. Lantas bagaimana latar belakang kimbab, apakah memiliki hubungan dengan sushi dan apa saja perbedaan kimbab dan sushi? Mari ulas dalam artikel di bawah ini!

Baca Juga: 7 Macam-macam Tempura yang Nikmat Bikin Ketagihan

Latar Belakang Kimbap dan Sushi

Kimbab merupakan makanan yang cukup populer berasal dari Korea, sedangkan sushi berasal dari Jepang. Keduanya memiliki kemiripan dari segi bentuk hingga banyak orang yang mengira keduanya sama.

Sushi muncul sekitar abad ke-19, dan awalnya merupakan sajian ikan yang dicampur dengan beras fermentasi. Lambat laun sushi mengalami perkembangan hingga menjadi sushi yang kita kenal seperti sekarang ini. Nasi dan isian yang dibungkus dan digulung dengan rumput laut kering.

Sedangkan kimbab mulai muncul di awal abad ke 20 atau saat Jepang berhasil mencaplok Korea. Ketika itu orang-orang Korea mulai mencicipi sushi. Banyaknya orang yang menyukai sajian ini membuat mereka kemudian memasaknya sendiri dengan menggabungkannya dengan berbagai bahan-bahan makanan khas Korea. Teori ini dikuatkan dengan pendapat para sejarawan. Mereka menemukan gimbab (kimbab) pertama kali ditulis tahun 1935 dalam surat kabar Korea.

Meski begitu ada juga banyak pendapat yang mengatakan jika kebiasaan membungkus nasi dengan nori telah datang sebelum invasi Jepang yakni ketika zaman Dinasti Joseon. Ketika itu terdapat makanan ringan yang dimakan sebagai bekal perjalanan atau piknik yang dibuat dari nasi gulung dengan kim (rumput laut kering) sebagai pembungkusnya. Makanan tersebut dinamakan bokssam atau bungkusan keberuntungan. 

Perbedaan Kimbab dan Sushi

Meskipun dari segi tampilan sama, ada perbedaan kimbab dan sushi yang cukup mendasar. Berikut perbedaan diantara keduanya:

Perbedaan nasi yang digunakan

Baik kimbap ataupun sushi disajikan dengan bentuk yang sama. Nasi gulung yang dilapisi oleh rumput laut kering. Meski begitu nasi yang digunakan berbeda.

Sushi umumnya menggunakan nasi putih biasa, tapi kimbap lebih bervariasi ada yang menggunakan nasi hitam, nasi merah atau quinoa.

Bumbu nasi sushi dan kimbap juga berbeda. Nasi untuk sushi biasanya diberi tambahan garam, gula, dan cuka beras untuk memberikan cita rasa khas yang segar dan sedikit manis. Sedangkan kimbap ditambahkan dengan minyak wijen dan soy sauce untuk meningkatkan aromanya. 

Perbedaan isian kimbab dan sushi

Dari segi isian juga ada perbedaan. Kimbap biasanya berisikan bahan-bahan matang seperti crab stick, sosis, telur, kimchi, bulgogi, acar lobak, keju, tumisan daging, wortel serta bayam. Sedangkan sushi biasanya menggunakan daging ikan segar mentah seperti tuna dan salmon. Meski begitu kini banyak ditemukan sushi yang menggunakan isian dari bahan matang seperti sayuran dan udang.

Perbedaan rasa dan tekstur

Dari segi rasa dan tekstur, sushi cenderung memiliki cita rasa sedikit manis, asin, dan bertekstur lembut. Sedangkan kimbap memiliki rasa yang lebih renyah karena ada isian sayuran seperti mentimun, kimchi dan acar lobak di dalamnya. Kimbap memiliki cita rasa asam yang didapat dari kimchi dan manis yang berasal dari isian seperti daging dan wortel.   

Perbedaan bentuk dan cara penyajian

Dilihat dari bentuknya, baik sushi ataupun kimbap memiliki cukup banyak variasi sehingga bentuknya pun juga beragam. Di Jepang, Anda bisa menemukan lebih dari 50 jenis sushi. Yang paling terkenal adalah maki sushi atau sushi yang terdiri dari nasi dan isian yang digulung atau dibungkus dengan nori. Setelah itu adapula sushi dengan bagian nasi diluar yang disebut uramaki. Adapula sushi dengan topping ikan segar atau matang yang disebut nigiri sushi.

Sama halnya dengan sushi, kimbap juga memiliki beberapa jenis variasi. Kimbap yang terdiri dari nasi dan nori disebut chungmu gimbap. Adapula yang berukuran kecil dan disebut mayak gimbab. Kimbap yang berbentuk segitiga mirip onigiri juga ada, kimbap ini disebut samgak kimbap.

Untuk cara penyajiannya, kimbab biasanya disajikan tanpa saus namun sering disandingkan dengan acar lobak atau kimchi. Kimbap sangat cocok dijadikan dengan banyak lauk pauk lainnya untuk makanan yang lebih besar. Sedangkan sushi umumnya disajikan dengan kecap asin, wasabi dan acar jahe.

Perbedaan kelas makanan

Di awal kemunculannya sushi memang dianggap sebagai makanan cepat saji atau makanan ringan yang dijual di kedai-kedai pinggir jalan. Namun setelah gempa dan banyak kedai sushi yang dipindahkan, kelas sushi naik menjadi makanan mewah yang hanya disajikan pada acara-acara berkelas atau formal. Sushi juga cenderung dikaitkan dengan status sosial yang lebih tinggi.

Sementara itu, kimbab dianggap sebagai makanan ringan dengan karakter yang lebih kasual dan praktis. Kimbab bisa dinikmati sebagai camilan atau di waktu santai. Menariknya, kimbab sering dijadikan sebagai menu bekal makanan yang praktis dibawa untuk ke kantor atau ke sekolah.

Budaya mengkonsumsi kimbab dan sushi

Sushi biasanya disajikan di restoran Jepang dan umumnya dimakan menggunakan sumpit. Sedangkan kimbab bisa dinikmati menggunakan tangan atau sumpit.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis makanan Jepang seperti sushi, jangan lupa siapkan piring saji untuk mendukungnya. Pilihlah piring saji yang cantik, elegan dan aman untuk makanan. Kami rekomendasikan piring Horeka yang terbuat dari bahan melamin dengan tekstur keramik. Anda juga bisa memesan custom piring Horeka dengan menambahkan logo usaha milik Anda.

Pesan custom order piring Golden Dragon Melamine Horeka Series (Ceramic Style) dengan logo usaha Anda sekarang!

Produk

  • Melamine Houseware
  • Plastic Houseware
  • Stainless Houseware

Blog

Cara Membuat Mie Ayam Lezat yang Bisa Anda Coba untuk Jualan

24 Agustus 2026

Inilah Resep Ramen Sederhana yang Mudah Dibuat di Rumah

24 Agustus 2026

Berikut Adalah Resep Seblak Kuah Pedas dan Nikmat yang Bisa Anda Coba

24 Agustus 2026

Tentang Kami

 

Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...

Brand Kami

  • Golden Dragon Melamine
  • Golden Dragon Houseware
  • Golden Flying Fish Melamine
  • Golden Flying Fish Cookware

Hubungi Kami

Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di: 

info@goldendragonmelamine.com

Sosial Media

Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®