Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Melamin dan plastik merupakan dua bahan yang sering ditemui sebagai souvenir, peralatan makan atau peralatan rumah tangga. Sifat kedua bahan ini yang mudah dibersihkan serta awet menjadi alasan kenapa banyak orang membutuhkannya. Meskipun sekilas terlihat sama, melamin dan plastik memiliki perbedaan mendasar dalam hal bahan dasar, kekuatan, dan keamanan penggunaannya, terutama sebagai peralatan makan. Lantas apa perbedaan melamin dan plastik? Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan melamin vs plastik, mulai dari ketahanan, keamanan, hingga keunggulannya sebagai peralatan makan.
Melamin atau yang disebut resin melamin atau melamin formaldehida merupakan senyawa kimia yang dimanfaatkan dalam membuat berbagai macam produk melamin. Melamin terbuat dari resin yang berbahan dasar urea serta formaldehida. Meskipun banyak yang menyebutkan melamin mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan, namun berdasarkan laporan Penilaian Keamanan dan Risiko Melamin oleh FDA, melamin dinyatakan aman selama tidak dipanaskan lebih dari 160 derajat Fahrenheit.
Melamin banyak digunakan untuk membuat berbagai macam produk peralatan makan seperti mangkuk, piring dan berbagai aksesoris dapur lainnya. Melamin dikenal sebagai bahan yang lebih tahan panas dan tidak mudah berubah bentuk saat digunakan, menjadikannya pilihan ideal untuk peralatan makan tahan lama. Dibandingkan plastik, melamin memiliki daya tahan yang lebih tinggi, tetap ringan serta memiliki tampilan yang lebih menarik. Selain itu, produk melamin modern kini diproduksi dengan standar food grade sehingga aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun bisnis kuliner. Mau tahu apa keunggulan lain dari bahan melamin? Baca Juga: Keunggulan Peralatan Makan Berbahan Melamin.
Baik melamin dan plastik keduanya sering digunakan untuk membuat produk peralatan makan seperti piring, gelas, mangkok dan sebagainya. Sekilas keduanya nampak sama. Perbedaan antara melamin dan plastik tidak hanya dari tampilan, tetapi juga dari aspek keamanan dan ketahanannya terhadap panas serta bahan kimia. Jadi bagi kamu yang ingin tidak tertukar ketika membeli salah satunya, pastikan mengetahui perbedaan melamin dan plastik berdasarkan karakteristiknya di bawah ini:
Jika dibandingkan, rata-rata produk melamin lebih tebal daripada plastik. Perbedaan ketebalan ini bisa dirasakan ketika dipegang atau ketika dilihat dari pinggiran bibir piring. Untuk beratnya sendiri bervariasi, namun umumnya melamin lebih ringan dibandingkan plastik untuk ketebalan yang sama.
Plastik memiliki daya tahan terhadap bahan kimia tertentu lebih baik dari melamin. Meski begitu melamin cenderung lebih stabil ketika terkena atau terpapar oleh bahan kimia tertentu. Sedangkan beberapa jenis plastik bisa mengalami kebocoran atau perubahan warna ketika terpapar bahan kimia tertentu. Adanya reaksi kimia ini tentu saja berbahaya bagi kesehatan. Apalagi ketika kita acuh dan terus menggunakan produk peralatan makan tersebut.
Melamin memiliki karakteristik yang lebih keras dan stabil dibandingkan plastik, membuatnya lebih tahan terhadap suhu tinggi, goresan, serta lebih cocok digunakan untuk makanan panas. Kamu bisa mengetahui hal ini dengan melakukan pengujian secara mandiri yakni dengan membakar kedua bahan ini bersamaan dalam suhu yang sama. Dari percobaan tersebut pasti akan nampak jika melamin memiliki ketahanan terhadap panas yang lebih baik dibandingkan dengan plastik. Hal ini menjadikan melamin pilihan yang lebih aman untuk menyajikan makanan panas, dibandingkan plastik yang berisiko mengeluarkan zat kimia ketika terkena suhu tinggi.
Melamin terbuat dari bahan dasar organik yang kaya nitrogen sehingga membuatnya lebih tahan lama serta tidak gampang pecah. Plastik sendiri mayoritas terbuat dari etilena serta propilena sebagai penyusunnya. Karena terbuat dari bahan sintetis yang berbeda, keduanya memiliki dampak lingkungan yang berbeda pula. Produk plastik sekali pakai lebih sulit terurai, sedangkan melamin yang tahan lama bisa mengurangi kebutuhan pergantian peralatan makan secara terus-menerus.
Di pasaran melamin digunakan untuk berbagai macam produk seperti dekorasi laminasi, lantai, produk kayu, meja dapur, cat atau pelapis, kertas, tekstil, peralatan dapur, peralatan makan dan banyak lagi. Sedangkan plastik bisa digunakan sebagai packaging, botol kemasan, peralatan kebutuhan rumah tangga, kerajinan, wadah penyimpanan, peralatan otomotif, dan sebagainya.
Peralatan makan dari melamin cenderung memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan yang terbuat dari plastik. Tak mengherankan mengingat dari ketahanan dan tampilannya, melamin jauh lebih unggul.
Produk yang terbuat dari melamin umumnya memiliki warna yang lebih merata dan solid. Sedangkan produk yang terbuat dari plastik cenderung lebih transparan. Selain itu melamin juga memiliki tampilan yang lebih halus dan lebih menarik karena tersedia dalam berbagai warna serta pola yang lebih bervariasi.
Ketika dipegang, melamin akan nampak terasa kokoh dan lebih kuat seperti keramik. Sedangkan plastik akan terasa lebih lentur dan elastis karena cenderung lebih tipis. Nah, karena cenderung lebih tipis tentu saja plastik lebih mudah pecah jika dijatuhkan dari ketinggian yang sama dengan melamin. Namun melamin lebih rawan retak atau pecah ketika terbentur karena materialnya getas.
Dilihat dari potensi masalah kesehatannya, ada beberapa jenis plastik yang mengeluarkan zat kimia berbahaya seperti ftalat dan BPA. Oleh karena itu jika kamu hendak mencari peralatan makan atau botol minuman, pastikan produk yang kamu pilih terbebas dari zat kimia berbahaya tersebut. Ketika dipanaskan, plastik juga bisa mengeluarkan zat kimia yang membahayakan tubuh. Sedangkan melamin cenderung aman asalkan tidak dipanaskan dalam suhu yang sudah direkomendasikan.
Jika diharuskan untuk memilih bahan apa yang digunakan untuk peralatan makan milikmu, maka kamu bisa mempertimbangkan dua hal yakni memilih produk peralatan makan yang memiliki daya tahan tinggi serta dapat digunakan lagi dan memilih produk yang memiliki ketahanan panas yang baik.
Berdasarkan dari perbedaan melamin dan plastik, melamin adalah pilihan yang meng-cover dua hal di atas. Melamin bisa digunakan berulang-ulang serta lebih tahan lama. Melamin juga cukup kokoh sehingga mampu meminimalisir terjadinya pergantian para peralatan makan milikmu.
Berbeda dari plastik, melamin memiliki warna dan pola yang cantik sehingga dinilai lebih menarik. Golden Dragon Melamine menghadirkan beragam produk peralatan makan berbahan melamin dengan sertifikat food grade, aman untuk keluarga dan bisnis kuliner. Apalagi bagi kamu yang ingin membuka usaha makanan, tampilan alat makan yang estetik akan meningkatkan citra brand sekaligus membuat pelanggan lebih puas. Menariknya, kamu bisa memesan piring melamin dengan tambahan logo usaha sendiri. Segera pesan custom order piring Golden Dragon Melamine Horeka Series (Ceramic Style) dengan logo bisnismu dan tampilkan identitas brand yang lebih profesional.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®