Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Salah satu hari raya umat Islam yang dirayakan di seluruh dunia adalah Hari Raya Idul Fitri. Hari Raya Idul Fitri disebut juga sebagai Hari Kemenangan karena keberhasilan umat Islam dalam mengalahkan nafsu selama bulan Ramadhan. Nah, peringatan Idul Fitri dilaksanakan ketika masuk bulan Syawal dalam kalender Islam.
Menyambut Hari Kemenangan ini banyak yang dilakukan oleh umat Islam. Di Indonesia sendiri, ada tradisi yang dinamakan dengan halal bi halal dan sungkeman. Tradisi ini biasanya dimulai setelah shalat Idul Fitri dan dimulai dari sungkeman (maaf-maafan) dengan orang tua, yang dilanjutkan halal bi halal dengan keluarga, saudara, kerabat, dan tetangga sekitar. Saat acara ini, biasanya juga disiapkan hidangan khusus untuk makan bersama keluarga dan kerabat. Sajian yang paling kental yakni ketupat dan opor ayam.
Nah, di atas adalah salah satu tradisi Idul Fitri di Indonesia. Lantas, bagaimana dengan tradisi Idul Fitri di berbagai negara yang lainnya? Berikut ulasan singkatnya:
Setiap negara pasti punya tradisi, tak terkecuali dalam menyambut hari kemenangan. Nah, di bawah ini adalah beberapa tradisi Idul Fitri di berbagai negara yang mesti kamu tahu.
Di India, perayaan Idul Fitri dimulai dari malam terakhir bulan Ramadhan. Ketika perayaan tiba, mereka akan mulai berbelanja ke pasar untuk membuat berbagai macam sajian untuk menyambut hari raya. Nah, malam tersebut dinamakan Chaand Raat. Setelah itu, keesokan harinya para perempuan akan menggunakan pakaian tradisional dengan tangan yang telah dihias dengan henna. Sama halnya dengan tradisi Idul Fitri di berbagai negara lainnya, India juga memiliki sajian makanan khas yang bernama Siwaiyaan. Ini adalah makanan yang terbuat dari bihun kering dan gula. Biasanya Siwaiyaan disajikan dengan susu.
Turki terkenal sebagai penyuka makanan manis. Nah, lebaran atau hari raya Idul Fitri adalah salah satu momen yang paling ditunggu. Ketika ini mereka biasanya mengadakan festival gula, atau yang disebut Seyker Bayram. Ketika ini semua orang melakukan halal bi halal dengan berkeliling ke rumah-rumah tetangga atau saudara sambil memberikan makanan manis.
Selain itu, ada beberapa tradisi unik lainnya di Turki, seperti memakai baju baru dan cuti bersama dalam penyambutan hari raya.
Mereka juga memiliki tradisi yang sama dengan di Indonesia, yakni memberikan hormat kepada yang lebih tua. Uniknya lagi, di Turki yang berangkat untuk shalat ied adalah kaum pria, untuk kaum perempuan berdiam di rumah.
Umat muslim di China memang tergolong minoritas. Meski begitu, mereka tetap memiliki tradisi yang selalu dilakukan ketika hari raya. Salah satunya adalah ziarah ke makam leluhur. Setelah itu, mereka juga melakukan halal bi halal dan makan bersama setelah sholat ied di masjid atau area yang luas.
Salah satu tradisi Idul Fitri di berbagai negara yang unik bisa ditemui di Afganistan. Di sini ada tradisi yang disebut tokhm atau perang telur. Biasanya tradisi ini dilaksanakan oleh para pria. Mereka akan berkumpul di tempat yang luas, untuk kemudian saling memecahkan telur rebus yang telah dibawa. Nah, pemenangnya adalah mereka yang telurnya tidak pecah.
Guna menyambut Idul Fitri, salah satu tradisi yang diadakan di Arab Saudi adalah pagelaran seni, mulai dari seni musik hingga dalam bentuk parade. Selain itu, mereka juga memiliki sajian khas yang selalu ada ketika Idul Fitri, yakni Debyazah (makanan manis dari kacang-kacangan) dan kurma.
Baca Juga: Selain Lokum, Ini Makanan Khas Lebaran di Berbagai Negara
Meskipun negara kecil, masyarakat muslim di Singapura cukup banyak dan Geylang Serai adalah pusat perayaan hari raya Idul Fitri. Geylang Serai sendiri merupakan salah satu pemukiman Melayu tertua di Singapura. Ketika Idul Fitri datang, kawasan ini akan penuh dengan ledakan warna yang sangat indah. Setidaknya ada sektiar 50 jenis instalasi visual dan cahaya yang menggambarkan kaleidoskop warna yang sangat cantik dan hidup.
Tak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat banyak bazaar makanan yang diikuti ratusan vendor makanan di Singapura.
Perlu diketahui, Islandia merupakan salah satu tempat dengan durasi terlama saat puasa, yakni hingga mencapai 22 jam. Karena hal ini, banyak masyarakat di Islandia yang berpuasa dengan mengikuti durasi di Arab Saudi. Menarik, bukan? Lantas bagaimana dengan tradisi Idul Fitri di Islandia?
Nah, biasanya hari raya Idul Fitri akan berpusat di masjid Reykjavik yang terletak di ibu kota Islandia. Tamu yang hadir akan membawa makanan dan memakai baju terbaik mereka. Tak jarang mereka juga akan bertukar hadiah. Salah satu yang unik di sini adalah makanan yang disajikan. Ya, di sini Anda bisa menemukan berbagai jenis makanan internasional, bahkan dari Indonesia. Menarik, bukan?
Di atas adalah tradisi Idul Fitri di berbagai negara dunia. Pada intinya apapun tradisinya, Idul Fitri merupakan momen untuk saling bersilaturahmi dan saling memaafkan dengan keluarga dan juga kerabat sekitar, baik dekat ataupun yang jauh.
Untuk itu guna menyambut hari raya yang fitri, pastikan pula untuk memberikan sajian terbaik untuk mereka yang datang. Anda bisa gunakan peralatan makan dari Golden Dragon Houseware untuk sajian makanan cantik di Hari Kemenangan.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®