Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Siapa yang tak suka gorengan? Meski sering dianggap kurang sehat, gorengan tetap menjadi camilan favorit di berbagai acara. Mulai dari acara kumpul bersama seperti arisan hingga acara bersantai sambil minum teh. Namun, sayangnya tak jarang ketika kita menggoreng hasilnya tidak seperti yang diinginkan. Alih-alih ingin renyah, namun gorengan justru lembek, pasti sangat tidak mengenakkan bukan? Jika hal ini terjadi, artinya kamu perlu memahami berbagai metode penggorengan agar hasil gorengan lebih renyah dan matang sempurna.
Kalau ingin gorengan seperti abang gorengan, Baca Juga: 8 Cara Bikin Gorengan Renyah dan Tahan Lama, Kaya yang Dijual Abang Gorengan!.
Menggoreng sebenarnya tidak asal memasukkan bahan kedalam minyak panas. Perlu diketahui, proses penggorengan bisa terjadi ketika suhu minyak sekitar 130 hingga 190 derajat celcius. Meski begitu umumnya suhu penggorengan mencapai 170 hingga 190 derajat celcius.
Selain itu ada beberapa jenis metode penggorengan yang perlu diketahui. Pemilihan jenis metode penggorengan yang tepat akan sangat memengaruhi kerenyahan, warna, dan tingkat kematangan makanan. Proses penggorengan yang benar akan meningkatkan tekstur dan juga citarasa dari suatu bahan secara spesifik sehingga bahan terasa lebih renyah dan kenyal. Lebih lengkapnya, yuk simak 5 jenis metode penggorengan di bawah ini:
Ini adalah metode menggoreng dengan minyak yang banyak. Metode penggorengan ini mengharuskan agar seluruh bagian bahan makanan terendam dengan sempurna. Metode penggorengan ini akan membuat masakan lebih renyah dan matang merata. Deep frying adalah metode yang paling umum digunakan untuk gorengan karena menghasilkan tekstur garing di luar dan lembut di dalam.
Teknik menggoreng ini masih menggunakan jumlah minyak yang banyak namun tidak sebanyak metode penggorengan deep frying. Jika deep frying hingga bahan makanan terendam sempurna, maka metode ini jumlah minyaknya hanya setengah atau sepertiga saja. Biasanya metode ini digunakan untuk menggoreng bahan makanan dalam porsi kecil dan proses penggorengan ini akan merubah warna bahan makanan jadi lebih cokelat. Tujuan utama dari metode ini agar bahan makanan matang merata tanpa harus dibalik berkali-kali.
Metode ini berasal dari China. Seperti namanya, cara memasaknya dengan diaduk menggunakan sedikit minyak dalam waktu yang relatif singkat. Teknik ini seringkali disamakan dengan sauteing namun bedanya penggunaan minyaknya sedikit lebih banyak. Selain itu stir frying seringkali ditemui menggunakan wajan wok dengan permukaan yang cekung. Teknik ini banyak digunakan di dapur profesional dan restoran karena mampu mempertahankan rasa serta warna bahan makanan.
Metode ini menggunakan minyak panas dengan ukuran yang sangat sedikit untuk menggoreng makanan dengan waktu yang singkat. Adapun jumlah minyak yang digunakan untuk sekali memasak hanya sekitar 1 hingga 2 sendok makan saja. Nah, agar lebih cepat matang, kamu harus sering membolak-baliknya. Porsi yang kecil dan proses memasak dengan menggunakan suhu tinggi membuat masakan jadi lebih cepat matang.
Kegiatan ini diawali dengan menumis menggunakan api besar, lalu dihentikan dengan langsung diangkat dari api atau langsung menuangkan cairan seperti kaldu, air atau santan.
Teknik menggoreng ini hanya melibatkan sedikit minyak yang berfungsi sebagai pelumas agar bahan makanan tidak lengket di wajan. Prinsip utama dalam memasak menggunakan metode ini adalah perbandingan antara bahan yang digoreng dengan jumlah minyak. Pan frying sering dianggap lebih sehat karena menggunakan minyak dalam jumlah minimal dibandingkan metode penggorengan lainnya.
Setelah mengetahui berbagai metode penggorengan, maka mari cari tahu ide masakan berdasarkan jenis metode di atas. Setiap metode penggorengan cocok digunakan untuk jenis masakan tertentu agar hasilnya maksimal.
Pertama deep frying yang sering digunakan untuk memasak kentang goreng, ayam goreng tepung, tempe goreng dan gorengan lainnya. Gorengan yang dihasilkan akan lebih renyah di luar dan bagian dalamnya bisa matang lebih merata. Metode penggorengan ini juga meminimalisir kita untuk membolak-balik bahan makanan.
Kedua shallow frying yang digunakan untuk menggoreng berbagai bahan makanan dengan porsi kecil. Tekstur yang dihasilkan pada bagian luarnya akan sedikit lebih renyah ini adalah ayam goreng, telur dadar, atau ikan goreng.
Ketiga metode stir frying yang sering digunakan di restoran Chinese Food. Contoh ide masakan menggunakan metode stir frying antara lain capcay, fuyunghai, udang cabai garam dan sebagainya.
Metode selanjutnya adalah sauteing. Ide memasak menggunakan metode ini antara lain tumis daging dan sayur. Namun sebelumnya baik daging atau sayuran dipotong kecil-kecil agar lebih cepat matang. Selain itu metode ini juga kerap digunakan untuk memasak bumbu.
Terakhir pan frying. Contoh ide masakan dengan metode pan frying antara lain menggoreng telur mata sapi, memasak steak ayam, omelete, fillet ikan, dan juga pancake. Kamu hanya perlu menuangkan sedikit minyak goreng ke wajan lalu nyalakan api selama 3 menit. setelah itu masukkan bahan makanan kedalamnya untuk digoreng. Biasanya pan frying menggunakan wajan dengan permukaan yang datar agar bisa matang merata.
Diantara beberapa metode di atas, pan frying adalah metode penggorengan yang paling sehat dibandingkan metode lainnya. Alasannya karena metode ini menggunakan lebih sedikit minyak dengan tujuan agar bahan masakan tidak lengket.
Di atas adalah beberapa teknik dan metode penggorengan yang paling sering digunakan. Selain mengetahui teknik dan metode dalam penggorengan, penting juga memilih alat penggorengan untuk mendukung aktivitasmu. Penggorengan yang baik adalah penggorengan yang tidak lengket serta terbuat dari bahan yang foodgrade. Penggunaan alat masak yang tepat juga membantu menjaga kualitas hasil gorengan, terutama untuk kebutuhan dapur rumahan maupun usaha kuliner.
Bagi kamu yang suka menggoreng dengan metode pan frying, yuk Lihat Koleksi Pan Frying Terbaik di sini. Atau jika kamu ingin menggoreng dengan penggorengan wajan yang lebih besar, Lihat Koleksi Wajan Penggorengan Terbaik.
Sedangkan untuk tip terkait penggorengan lainnya, Baca Juga: Tahukah Anda Bahwa Penggorengan dan Wajan Harden Stainless Steel itu Anti Lengket?.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®