Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Bagi seorang ibu, bumbu dapur adalah segalanya. Hidangan untuk keluarga tak akan terasa kelezatannya tanpa komposisi bumbu dapur yang lengkap. Sayangnya, seorang ibu juga harus memutar otak bagaimana cara menyimpan bumbu dapur agar awet. Pasalnya, bumbu dapur memiliki ketahanan yang berbeda. Salah dalam menyimpan alih-alih ingin awet justru cepat rusak, berjamur bahkan membusuk.
Lantas bagaimana cara menyimpan bumbu dapur agar awet dengan atau tanpa kulkas? Simak uraiannya di bawah ini!
Pada dasarnya bumbu dapur sangat cepat membusuk. Apalagi jika ditambah dengan cara penyimpanan yang tidak tepat. Untuk itu, di bawah ini ada beberapa tips atau cara menyimpan bumbu dapur agar awet yang bisa kamu praktekkan:
Sebenarnya cara menyimpan bumbu dapur agar awet adalah dengan tidak menaruhnya dalam kulkas. Setelah membelinya kamu bisa menaruhnya di tempat terbuka. Hal ini dikarenakan sifat bumbu dapur yang sensitive dengan dengan kondisi basah dan lembab.
Baiknya simpan bumbu dapur dalam wadah yang kering dan terbuka sehingga sirkulasi udaranya lancar. Cara penyimpanan ini bisa membuat bumbu dapur bertahan hingga 1 bulan.
Selain itu, jauhkan bumbu dapur dari sayur-sayuran seperti kentang. Kentang memiliki gas dengan kadar kelembaban yang tinggi sehingga berpotensi tinggi membuat bumbu dapur cepat rusak bahkan membusuk.
Beberapa jenis bumbu dapur, khususnya yang berbentuk bubuk baiknya disimpan dalam wadah kedap udara. Misalnya lada bubuk, kunyit bubuk, daun-daunan, biji-bijian dan sebagainya. Selain menjaganya agar lebih awet, cara penyimpanan ini juga membuat kualitas bumbu dapur tetap terjaga baik.
Duo bawang ini adalah kombinasi utama dalam kebanyakan hidangan masyarakat Indonesia. Keduanya memiliki ciri khas rasa yang lezat dan kuat, tapi berbeda. Meskipun keduanya sama-sama bumbu dapur yang berasal dari umbi-umbian, tapi gas yang dikeluarkan dari keduanya berbeda. Oleh sebab itu hindari mencampurkan dua jenis bawang ini dalam satu wadah penyimpanan.
Jika dicampur dalam satu wadah, maka gas yang dikeluarkan oleh masing-masing jenisnya akan mempengaruhi jenis yang lain hingga mempercepat pembusukan.
Baca Juga: 7 Cara Menyimpan Nasi Agar Tahan Lama
Memang tidak disarankan menyimpan dalam kulkas, tapi jika untuk beberapa alasan, menyimpan dalam kulkas bisa jadi solusi. Tapi tentu saja ada aturannya. Pertama, yang perlu dipahami, tidak semua jenis bumbu dapur memiliki cara penyimpanan yang sama dalam kulkas. Berikut beberapa di antaranya:
Kupas bawang merah dan putih, cuci dan keringkan hingga benar-benar kering. Siapkan wadah kedap udara dengan tisu sebagai alasnya. Jangan lupa pisahkan keduanya dalam wadah yang berbeda.
Kamu juga bisa menyimpannya dalam bentuk halus. Namun jika menyimpan dalam bentuk halus, baiknya simpan dalam freezer. Caranya cincang kasar atau blender bawang dan masukkan dalam wadah pembuat es yang elastis.
Hindari mencuci cabai atau bahkan menghilangkan tangkainya. Sebelum memasukkan dalam kulkas, pastikan cabai benar-benar kering. Jika perlu lap menggunakan tisu. Setelah itu simpan dalam wadah kedap udara yang telah dialasi tisu. Berikan beberapa butir bawang putis dan tutup kembali dengan tisu pada bagian atasnya. Jika tisu sudah mulai lembab, ganti lagi dengan yang baru. Jika disimpan dengan cara ini, cabai bisa bertahan hingga 1 bulan.
Bersihkan semua jenis rempah-rempahan tersebut lalu cuci (lengkuas tidak perlu dicuci). Setelah itu masukkan dalam wadah kedap udara.
Bumbu dapur seperti daun jeruk, daun salam, dan pandan bisa bertahan lama ketika disimpan dalam freezer. Caranya cuci bersih lalu keringkan dan masukkan dalam freezer.
Cara ini juga berlaku untuk sereh. Cuci bersih sereh, ambil batangnya lalu simpan dalam freezer.
Usahakan ketika menyimpan bumbu dapur jauh dari paparan sinar matahari langsung. Baiknya simpan di tempat yang bersuhu ruang. Hal ini karena bumbu dapur memiliki sifat yang sensitive.
Ketika bumbu dapur terpapar sinar matahari langsung, misalnya cabai, maka akan cepat mengering, lalu berubah warna hingga akhirnya membusuk. Selain itu bumbu dapur seperti bawang dan rempah-rempah ketika terpapar panas tak hanya mempercepat pertumbuhan jamur, tapi juga aroma dan kualitas rasanya juga akan menurun.
Selain menghindari paparan sinar matahari, kamu juga harus menjauhkan penyimpanan bumbu dapur dari sumber api seperti kompor dan oven. Hawa panas yang dihasilkan oven atau kompor juga akan membuat bumbu dapur lekas rusak. Namun hindari juga menyimpan di tempat lembab. Suhu yang terlalu lembab membuat bumbu dapur lekas membusuk.
Tempat terbaik untuk menyimpan bumbu dapur, apapun itu jenisnya adalah di suhu ruangan dan di tempat yang tidak terpapar cahaya matahari.
Di atas adalah 6 cara menyimpan bumbu dapur agar awet dengan atau tanpa kulkas. Untuk menyimpan bumbu dapur, kamu bisa gunakan Golden Dragon Houseware Lunch Box. Wadah kedap udara ini bisa digunakan untuk berbagai jenis bumbu dapur. Tak hanya memiliki kualitas bahan yang baik dan foodgrade, Lunch Box dari Golden Dragon Houseware ini juga memiliki warna hijau yang cantik. Cocok untuk mengisi dapur cantikmu.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®