Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Ada begitu banyak makanan khas Nusantara dari Sabang sampai Merauke. Makanan tradisional ini kerap jadi incaran turis baik itu turis asing atau domestik. Sayangnya kini mencari makanan tradisional tidaklah semudah seperti dulu. Selain karena mulai tergeser oleh banyaknya jajanan modern, pembuat makanan tradisional ini juga semakin sedikit. Nah, bagi kamu yang penasaran apa saja jajanan tradisional khas Indonesia yang mulai jarang ditemukan, simak uraiannya di bawah ini!
Kuliner tradisional Indonesia merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Nusantara. Namun seiring perkembangan zaman, banyak makanan khas Indonesia langka yang kini sulit ditemukan di pasaran. Faktor modernisasi dan perubahan pola makan membuat beberapa jajanan khas daerah perlahan menghilang.
Berikut ini beberapa contoh makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan lagi di pasaran. Jika kamu pencinta kuliner, daftar ini bisa menjadi pengingat penting untuk tetap melestarikan warisan rasa Nusantara.
Ada banyak contoh makanan tradisional yang sudah mulai langka. Di bawah ini ada 12 diantaranya. Apakah salah satunya berasal dari daerahmu?
Jajanan unik satu ini muncul pada tahun 1970an karena ketidaksengajaan di Betawi. Ciri khas kerak telor adalah rasa yang manis dan gurih. Kerak telor terbuat dari beras ketan putih, ebi, telur ayam atau bebek, bawang goreng dan berbagai macam bumbu halus lainnya. Kerak telor juga menggunakan kelapa sangrai yang membuat rasanya jadi semakin gurih.
Rasa yang pedas, gurih dengan aroma smoky khas ikan menjadi ciri khas mangut pari atau mangut iwak pe yang berasal dari Jawa Tengah. Kuliner tradisional ini memang terbuat dari ikan pe atau ikan pari asap yang dimasak dengan kuah santan dan dipadukan dengan berbagai macam bumbu rempah tradisional. Percampuran semua bahan tersebut membuat mangut pari memiliki rasa yang eksotik.
Sayur babanci atau ketupat babanci merupakan makanan khas Betawi yang langka dan jarang ditemui. Sayur babanci biasanya disajikan ketika perayaan seperti lebaran baik itu Idul Adha ataupun Idul Fitri.
Perlu diketahui, sayur babanci terbuat dari 21 bahan, bumbu serta rempah. Jika semua bahan, bumbu dan rempah tersedia dijamin rasanya akan sangat menggugah selera. Sayangnya beberapa jenis rempah sudah sulit ditemukan di Jakarta seperti botor, kedaung, lempuyang, tai angin, bangle, temu kunci, dan temu mangga. Hal inilah yang membuatnya jadi langka.
Kuliner satu ini berasal dari Makassar. Sama dengan beberapa kuliner di atas, bubur bassang juga termasuk kuliner yang sulit ditemukan. Penyebabnya adalah turunnya peminat terhadap kuliner ini. Padahal bubur bassang termasuk kategori kuliner sehat dengan rasa yang lezat. Bubur ini terbuat dari jagung ketan atau jagung pulut, air gula tepung terigu dan garam. Biasanya dihidangkan ketika masih panas dan disandingkan dengan gula pasir.
Makanan tradisional selanjutnya yang juga mulai langka adalah gulo puan. Disebut gulo puan karena kuliner ini adalah gula yang dibuat dari susu kerbau. Kuliner asal Palembang ini dulunya merupakan makanan yang sangat digemari oleh bangsawan kesultanan Palembang. Namun karena bahan pembuatnya (susu kerbau) yang sudah jarang, kuliner inipun juga mulai punah.
Kuliner khas Jawa Tengah ini juga mulai langka. Grontol terbuat dari jagung pipil yang sudah direbus lalu dicampur dengan kelapa parut dan gula. Makanan ini sebenarnya sangat lezat dan bergizi untuk dijadikan sebagai camilan, namun karena peminatnya yang mulai turun membuatnya jadi kuliner yang langka.
Makanan khas Sumatera Utara ini termasuk kategori makanan ekstrem. Kenapa? Karena kidu terbuat dari ulat pohon enau. Namun sama seperti beberapa kuliner sebelumnya, bahan utamanya sulit ditemukan, yaitu ulat pohon enau. Apalagi pengolahan kidu juga cukup sulit sehingga jarang ada yang menjualnya.
Ini adalah salah satu jajanan tradisional menyegarkan yang saat ini sudah sangat langka. Es goyang sebenarnya adalah es loli yang tersedia dalam berbagai macam rasa seperti cokelat, vanila, alpukat, strawberry, dan durian. Disebut es goyang karena cara pembuatannya yang cukup unik yaitu dengan menggoyangkan gerobak.
Jika kamu ingin tahu jajanan menyegarkan khas Indonesia lainnya, Baca Juga: Gak Kalah Nyegerin 13 Aneka Minuman Tradisional Indonesia.
Kuliner satu ini terbuat dari ikan gabus goreng yang dimasak dengan kuah hitam keluak atau pucung. Rasanya sangatlah lezat sehingga sering dijadikan sebagai kuliner utama yang dihidangkan dalam berbagai macam acara penting seperti nyorog atau sebagai hantaran makanan menjelang lebaran. Sayangnya karena ikan gabus sulit didapatkan, maka kuliner ini juga kian langka.
Memang namanya adalah taoge goreng, namun taoge disini dimasak dengan cara ditumis lho. Kuliner unik ini memang menjadikan taoge dan saus oncom sebagai bahan utamanya. Kuliner ini dulunya sangat populer di kawasan Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor dan Jakarta, namun saat ini peminatnya kian menurun sehingga penjualnya pun juga kian sedikit.
Makanan tradisional yang berasal dari Betawi ini terbuat dari kembang durian atau karuk yang dimasak dengan cara dioseng. Tekstur karuk yang mirip dengan jamur tiram membuatnya jadi kuliner yang sangat lezat. Kuliner ini bermula dari kebiasaan masyarakat Betawi yang mengumpulan karuk ketika ketika musim durian berbuah. Sayangnya kini karuk sulit ditemukan karena lahan pohon durian yang kian sedikit.
Makanan satu ini menjadi makanan khas Surabaya yang legendaris namun sulit ditemukan. Sama halnya dengan kuliner lainnya, salah satu kendala yang membuat pecel semanggi jadi langka adalah sulitnya mendapatkan daun semanggi di kawasan Surabaya. Padahal rasa dari pecel semanggi sangatlah menggugah selera.
Menjaga keberadaan makanan tradisional Indonesia yang mulai langka membutuhkan kesadaran kita semua. Dengan mendukung kuliner lokal, kita bisa membantu pelestarian budaya makan yang menjadi identitas bangsa.
Di atas adalah 12 makanan tradisional yang nikmat tapi sudah mulai langka. Adakah diantara ke-12 makanan di atas yang sudah pernah kamu coba?
Untuk menghadirkan suasana makan tradisional yang lebih autentik, gunakan juga peralatan makan berkualitas. Temukan berbagai pilihan alat makan premium yang cocok untuk sajian Nusantara di Golden Dragon Houseware.
Bagi kamu yang suka dengan dunia kuliner, jangan lupa cari tahu makanan khas Nusantara dari daerah lain seperti Medan, Baca Juga: 12 Makanan Khas Medan, Wisata Kuliner Wajib!.
Tertarik mengangkat makanan tradisional untuk usaha kuliner? Golden Dragon Houseware menyediakan produk alat makan, alat dapur, hingga perlengkapan food service dengan kualitas terbaik. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi kebutuhan bisnis kulinermu!
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®