Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Keunikan kuliner dapat diwujudkan dengan adanya Masakan Peranakan yang belakangan ini semakin popular. Peranakan pada dasarnya merujuk pada sebuah gabungan budaya (atau dalam hal ini kuliner) yang berbeda. Misalnya, makanan peranakan Indonesia dengan Tiongkok.
Beberapa masakan khas peranakan menjadi masakan favorit masyarakat Indonesia. Jika Anda ingin tahu lebih detail tentang makanan peranakan, mari simak pembahasan artikel berikut ini!
Mulai dari definisi hingga alat makan yang cocok digunakan untuk menyantap makanan peranakan ada semua di sini!
Baca Juga: Tren Kuliner Masa Kini: Cara Mengintegrasikannya ke Dalam Bisnis Anda
Kita sudah sepakat bahwa kuliner dapat menjadi wadah untuk bersatunya dua atau lebih budaya dan etnis. Keunikan kuliner terbukti dari munculnya Masakan Nyonya atau Masakan Baba-Nyonya (sebutan lain dari makanan peranakan).
Jadi, dapat Anda definisikan bahwa Masakan Peranakan adalah makanan unik yang berasal dari gabungan dua etnis. Di Indonesia sendiri Masakan Nyonya mulai masuk sejak abad ke-15, yang mana dibawa oleh etnis Tionghoa atau keturunannya.
Perkembangan kuliner Masakan Nyonya ini semakin luas dan bertahan lama hingga saat ini. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kuliner tidak terbatas jarak dan waktu, sehingga pasti akan terus berkembang seiring waktu.
Ketika Anda menyantap sebuah makanan, barangkali Anda sedang menyantap Masakan Baba-Nyonya atau Peranakan. Beberapa masakan tersebut sangat populer di kalangan masyarakat dan bahkan menjadi masakan sehari-hari.
Banyak sekali Masakan Baba-Nyonya yang ada di Indonesia. Namun, berikut ini menu Masakan Peranakan yang paling popular yang ada di sekitar Anda, yaitu:
Onde-onde
Bakmi
Mochi
Lontong Cap GoMeh
Nasi Bakmoy
Ayam Buah Keluak
Nyonya Mee Siam
Cendol
Apakah masakan di atas terasa familiar bagi Anda? Ya, jelas masakan-masakan tersebut familiar karena keberadaannya sudah melekat di masyarakat.
Sekarang, siapa yang belum pernah merasakan minuman segar cendol? Tentu hampir seluruh masyarakat Indonesia pernah merasakan cendol, yang mana ternyata buah hasil Masakan Nyonya antara Indonesia dan Asia Tenggara.
Keberadaan Masakan Nyonya atau Peranakan tidak terlepas dari peralatan makanan yang cocok ketika Anda menyantapnya. Selain itu, keberadaan alat makan juga penting sebagai bukti perkembangan kuliner Peranakan yang ada di Indonesia.
Penting untuk Anda ketahui bahwa alat makan di Indonesia tidak semuanya berasal dari lokal. Ada perpaduan budaya yang hingga kini masih dilestarikan dengan cara penggunaannya. Berikut ini alat makan yang cocok untuk Masakan Nyonya atau Peranakan, antara lain:
Piring berbahan keramik dengan pola tradisional menjadi ciri khas yang umum ketika Anda menyantap Masakan Peranakan. Fungsi utama piring tidak hanya menjadi wadah yang nyaman untuk menikmati sebuah hidangan.
Pola tradisional yang diukir khusus di permukaannya menampilkan suatu nilai budaya yang tak lekang oleh jaman. Jika Anda menganggap piring tersebut sebagai piring antik, ternyata dulunya merupakan piring yang sarat akan nilai dan arti.
Misal, piring putih dengan gambar ayam jago, menjadi piring keramik berpola tradisional yang melegenda. Piring atau mangkuk ayam jago dikenal sebagai “Jigongwan” atau cawan ayam dalam bahasa Kanton.
Menikmati Masakan Nyonya atau Peranakan seperti bakmi tentu wajib menggunakan mangkuk dengan ukuran beragam.
Dulu, alat makan mangkuk biasanya terbuat dari keramik. Namun, seiring perkembangan jaman, sekarang mangkuk lebih banyak terbuat dari melamin.
Hal ini karena beberapa keunggulan mangkuk berbahan melamin dibandingkan keramik. Misalnya, harga yang lebih ekonomis tapi ketahanan material yang tahan lama dan tidak mudah pecah.
Jika Anda pernah menikmati es cendol atau es campur, tentu sendok yang dipakai memiliki bentuk khas. Sendok pendek yang permukaannya lebar merupakan sendok khas Peranakan yang kegunaannya sudah melekat di masyarakat Indonesia.
Begitu pula dengan keberadaan alat makan sumpit yang ternyata bukan berasal dari Indonesia. Sumpit berasal dari Tiongkok dan diperkirakan sudah ada sejak 5.000 tahun lalu. Lama juga, ya?
Tidak heran keberadaan sumpit di Indonesia sudah sangat melekat karena adanya Masakan Nyonya atau Peranakan seperti bakmi atau Nyonya Mee Siam.
Sendok China dan sumpit memudahkan Anda dalam menyantap hidangan khas Tiongkok yang lezat.
Sudah menjadi ciri khas Masakan Peranakan, khususnya masakan Tiongkok ketika disajikan dalam porsi besar. Anda yang sering pergi ke restoran Tiongkok pasti sudah familiar dengan porsi masakan yang berukuran besar.
Maka dari itu, alat makan yang digunakan pun berukuran besar, misalnya saja piring untuk porsi besar. Anda dapat menaruh makanan banyak di atasnya, seperti makanan laksa berisikan udang, kwetiau goreng, dan sebagainya.
Alat makan yang cocok untuk Masakan Nyonya atau Peranakan terakhir ada tatakan penyajian berbahan kayu.
Jika Anda pernah mencoba dimsum, siomay, dan sebagainya, beberapa di antaranya disajikan dengan tatakan berbahan kayu. Tidak hanya estetik, penyajian ini juga berguna untuk keefektivitasan penyajian.
Misalnya, makanan tidak mudah tergelincir atau jatuh. Selain itu, penyajian makanan dengan alat tatakan dari kayu memiliki nilai filosofis yang terkadang bernilai tinggi dan eksklusif.
Baca Juga: Menerapkan Inovasi yang Efektif: Rahasia Sukses Restoran di Era Modern
Kesimpulannya, Masakan Peranakan sudah familiar di Indonesia, bahkan ada masyarakat yang menganggap bahwa masakan tersebut asal Indonesia. Karena telah melewati berbagai macam perpaduan dari periode satu ke periode lainnya, tidak heran jika banyak orang yang keliru membedakan masakan lokal dan peranakan.
Sekarang Anda sudah tahu tentang masakan khas peranakan beserta alat-alat masak yang cocok digunakan ketika menyantapnya.
Jika Anda mencari produk alat makan berkualitas, jangan salah pilih lagi. Anda dapat memilih Golden Dragon Houseware karena kualitas alat makanannya sudah teruji.
Referensi
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®