Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Kue kering Lebaran menjadi salah satu sajian khas yang selalu ada di meja tamu. Ada beberapa alasan mengapa banyak keluarga menyajikan kue kering Lebaran. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasinya sekaligus ide berbagai kue kering lebaran yang bisa Anda sajikan.
Hadirnya kue kering Lebaran tidak hanya disajikan di meja tamu atau meja makan. Banyak kue kering Lebaran yang juga hadir sebagai souvenir atau hampers.
Ada beberapa alasan mengapa kue kering Lebaran menjadi sajian wajib dalam perayaan Lebaran. Beberapa di antaranya adalah sifatnya yang awet, praktis, dan mudah disajikan.
Indonesia sendiri memiliki banyak jenis kue kering Lebaran. Namun ada beberapa yang begitu populer dan hampir pasti ada di meja tamu. Apa saja kue kering Lebaran yang dimaksud?
Kue kering Lebaran populer yang pertama adalah nastar. Kue tersebut terbuat dari adonan mentega, tepung terigu dan telur. Kemudian diisi dengan berbagai selai. Bisa nanas, strawberry, maupun cokelat.
Nastar sendiri berasal dari bahasa Belanda yakni ananas dan taart. Bentuknya bulat berdiameter sekitar 2 cm.
Kue kering Lebaran satu ini juga menjadi salah satu favorit keluarga. Kastengel sendiri bukan kue kering Lebaran asli Indonesia.
Melainkan dari Belanda. Di sana kastengel disebut sebagai kaasstengels yakni dari kata kaas yang berarti keju dan stengels yang artinya batangan.
Kue kering Lebaran selanjutnya adalah putri salju dengan bentuk menyerupai bulan sabit yang dilapisi gula halus. Gula tersebut serupa dengan salju.
Putri salju sering diasosiasikan sebagai kelembutan, kemurnian, dan suasana hangat keluarga.
Kue lidah kucing bentuknya pipih dan tipis mirip lidah kucing. Itulah mengapa namanya lidah kucing. Kue kering Lebaran ini terbuat dari tepung terigu, mentega, gula, dan telur.
Usia kue lidah kucing ini juga sudah lama. Kabarnya sejak penjajahan Belanda. Orang Belanda yang memperkenalkan kue tersebut kepada Indonesia.
Tidak hanya di Indonesia, kue kering Lebaran satu ini juga disukai oleh banyak orang di dunia. Cookies choco chip menjadi salah satu yang paling populer. Cookies tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1930-an di Amerika Serikat.
Teksturnya renyah di bagian luar dan lembut bagian dalam dikombinasikan cokelat manis serta meleleh membuat cookies menjadi salah satu kue yang digemari.
Kue kering Lebaran ini juga menjadi salah satu favorit. Terbuat dari adonan kacang tanah, telur, gula, dan tepung terigu. Teksturnya sangat renyah dengan paduan aroma kacang yang lezat menjadi alasan mengapa kue kacang digemari.
Baca Juga: Dessert Spesial Akhir Tahun untuk Meriahkan Perayaan
Agar kue kering lebaran yang disajikan menjadi tambah nikmat dan menarik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
Saat memilih kue kering Lebaran, Anda perlu memperhatikan keseimbangan rasa dan teksturnya. Misalnya memilih kue dengan rasa yang tidak terlalu manis.
Kemudian pastikan teksturnya sesuai dengan karakter kue. Cek juga aroma kue, jangan sajikan yang tengik.
Kerenyahan menjadi kunci utama kelezatan kue kering Lebaran. Agar tetap renyah Anda perlu menyimpannya dengan cara:
Menyimpan di toples kedap udara
Sebelum dimasukkan toples, kue harus benar-benar dingin
Jangan terlalu sering membuka toples
Simpan di tempat yang kering dan sejuk
Tampilan yang rapi dan estetik akan membuat meja Lebaran terlihat lebih istimewa. Anda perlu menggunakan toples dengan desain dan warna yang seragam atau senada agar harmonis.
Kemudian hindari mengisi toples terlalu penuh atau kosong. Susun kue berdasarkan jenis atau warna, tambahkan taplak netral, dan sediakan penjepit untuk mengambil kue.
Baca Juga: Dessert Ala Jepang: Manis, Estetik, dan Cocok Jadi Menu Andalan Bisnis Kuliner
Kue kering Lebaran perlu disajikan dengan rapi dan estetik agar suasana silaturahmi semakin hangat dan istimewa. Apa saja yang perlu diperhatikan?
Untuk pemilihan toples dan piring saji, perhatikan hal berikut:
Pilih toples dengan bahan kaca bening atau akrilik
Pilih piring saji berwarna netral seperti putih, krem atau pastel lembut agar kue lebih menonjol
Jangan menggunakan banyak motif
Untuk penyusunannya, ikuti tips berikut:
Menyusun toples dengan simetris agar rapi
Meletakkan toples utama di bagian tengah
Variasi toples di bagian kanan dan kiri
Hindari menaruh banyak kue di area kecil
Warna kue yang beragam dapat menjadi daya tarik. Anda bisa memadukan nastar keemasan, kastengel yang kekuningan, putri salju yang putih lembut, dengan kue cokelat agar tampilan lebih hidup.
Pastikan variasi tekstur dan rasanya seimbang. Sehingga tamu leluasa memilih kue kering lebaran sesuai selera.
Kue kering Lebaran menjadi simbol keramahan, perhatian, dan kehangatan tuan rumah dalam menyambut tamu.
Proses memilih, membuat, sampai menyusun kue di meja seringkali menjadi momen kebersamaan.
Golden Dragon Houseware bisa menjadi salah satu pilihan Anda dalam membuat dan penyajian kue kering Lebaran.
Semua produk plastik sudah BPA free. Jika ingin menyajikan cookies, Anda bisa menggunakan cookies. Selain itu ada Golden Dragon Melamine yang terbukti AMANAH yakni Aman, Indah, serta Halal.
Kemudian produk stainless steel yang juga sudah ber-SNI. Menjadikannya produk alat masak pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat SNI pada 2020.
Segera dapatkan produk Anda dengan mengunjungi Golden Dragon Houseware atau kontak melalui email info@goldendragonmelamine.com. Untuk Anda ketahui produsen GDH adalah PT Andersen Jaya Plastik dengan distributor PT TUNAS REJEKI WAHANA dan PT KARUNIA REJEKI UTAMA.
Referensi:
https://inacookies.co.id/signifikansi-budaya-dan-adaptasi-modern-dari-putri-salju/
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®