Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Jika Anda menyukai kuliner khas Jepang, tentu familiar dengan restoran hibachi. Pada dasarnya, hibachi merujuk pada suatu teknik cara memasak yang dilakukan chef di depan pengunjung.
Menu-menu hibachi juga bervariasi dan lezat untuk dinikmati, apalagi jika Anda pergi bersama orang lain.
Apabila Anda tertarik dengan teknik memasak hibachi, artikel ini akan membantu Anda memahami lebih dalam apa itu hibachi. Pembahasan ini juga terkait dengan jenis dan ukuran piring yang cocok untuk bisnis kuliner seperti hibachi. Mari kita simak bersama-sama!
Baca Juga: Tips Sukses Memulai Bisnis Kuliner dari Nol!
Hobi makan di restoran hibachi rasanya tidak lengkap jika Anda tidak mengetahui asal-usul hibachi itu sendiri.
Hibachi didefinisikan sebagai gaya memasak ala Jepang, yang mana proses memasak bahan makanan seperti daging, seafood dan sayuran dilakukan di atas piring logam bersuhu tinggi.
Secara harfiah, hibachi memiliki arti “mangkuk api” dan jika Anda sering mengunjungi restoran dengan konsep hibachi, maka akan ada wadah terbuka untuk memanaskan bahan makanan. Sejarah hibachi mulai dari periode Heian pada tahun 794 dan 1185 M.
Sekarang, banyak restoran hibachi yang lebih dekoratif dan kreatif. Biasanya, wadah masak dibuat seringkas mungkin agar mudah dipindahkan ke konsumen. Jadi, apakah Anda sudah tertarik untuk menikmati hidangan khas Jepang hibachi?
Istilah hibachi tidak dapat terpisah dari istilah teppanyaki karena kebanyakan orang masih bingung untuk membedakannya. Jika hibachi didefinisikan sebagai teknik masak di atas piring logam bersuhu tinggi.
Nah, istilah teppanyaki mengacu pada teppan yaitu piring besi dan yaki yang berarti alat untuk memanggang.
Perbedaan hibachi dan teppanyaki tidak hanya dari definisinya saja. Sumber panas hibachi dan teppanyaki juga berbeda, yang mana hibachi bersumber dari arang atau kayu bakar, sedangkan teppanyaki bersumber dari gas atau listrik.
Itulah mengapa hidangan hibachi cenderung mengeluarkan wangi smokey dibandingkan teppanyaki.
Bahan yang dimasak juga menjadi perbedaan antara hibachi dan teppanyaki, karena biasanya teppanyaki digunakan untuk memasak jenis makanan seperti nasi goreng, daging sapi, seafood, dan sayuran.
Sedangkan teknik masak hibachi digunakan untuk memanggang potongan daging, sayuran, dan seafood yang lebih kecil. Bahan-bahan yang digunakan pun lebih tradisional dan sederhana. Nah, selama ini Anda makan di restoran teppanyaki atau hibachi?
Apabila Anda sudah familiar dengan istilah hibachi dan teppanyaki beserta perbedaannya. Pernahkah Anda mengamati alat makan di restoran hibachi? Ternyata di restoran yang menggunakan teknik hibachi sering menggunakan piring berbahan melamin. Mengapa?
Hal ini dikarenakan piring melamin lebih tahan lama dan membuat penyajian lebih menarik. Biasanya, piring melamin digunakan ketika bahan makanan akan dimasak dengan teknik hibachi. Selain tahan lama dan kuat, piring melamin juga lebih ekonomis sehingga bahan makanan yang banyak dapat tertampung dengan baik.
Baca Juga: Serba Serbi Memilih Piring yang Tepat untuk Memulai Bisnis Shabu-Shabu Restaurant
Untuk menarik perhatian pelanggan yang makan di restoran berkonsep hibachi, tentu pemilik bisnis memilih jenis piring melamin yang berkualitas dan motif yang beragam. Berikut ini jenis piring melamin yang bisa Anda ketahui sebelum mengunjungi restoran berkonsep hibachi:
Jenis pertama yaitu piring melamin bertekstur batu yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetik.
Biasanya digunakan untuk bahan makanan sebelum dimasak dengan teknik hibachi. Anda dapat meletakkan sayuran, seafood, hingga daging sapi dan ayam di atasnya.
Piring bertekstur batu berwarna abu-abu seperti batu kali. Jenis piring yang datar ini memiliki keunggulan tahan lama dan tahan panas.
Jika Anda pergi ke restoran hibachi, tentu familiar sekali dengan piring melamin berwarna hitam matte. Karena jenis dan warna piring ini paling umum digunakan oleh restoran-restoran berkonsep hibachi.
Piring melamin berwarna hitam matte ini memiliki banyak jenis dan ukuran yang disesuaikan dengan fungsi wadah makanan. Anda dapat meletakkan sayuran yang telah dipotong kecil di atas piring melamin berwarna hitam matte ini.
Selanjutnya, piring melamin berbentuk oval atau persegi panjang digunakan sebagai wadah untuk meletakkan ikan. Anda tentu sering melihat piring bentuk oval untuk potongan bahan makanan yang lebih panjang.
Keunggulan piring jenis ini tidak hanya dari ukuran yang panjang, tetapi juga penyajian lebih estetik dan menarik. Selain itu, piring melamin berbahan oval juga mudah dibersihkan dan harganya ekonomis.
Jenis alat makan melamin berikutnya adalah mangkuk untuk hidangan pendamping. Berguna sebagai wadah makanan hibachi yang berkuah, seperti ramen. Sama halnya seperti piring berbahan melamin lainnya, keunggulan piring bahan ini adalah tahan lama.
Selain tahan lama, juga tahan panas apabila Anda menyantap sup atau ramen bersuhu panas. Namun, perhatikan untuk menggunakan mangkuk berbahan melamin untuk makanan panas karena beberapa bahan melamin berbahaya bagi kesehatan.
Nah, jika Anda sudah paham betapa pentingnya piring berbahan melamin untuk restoran berkonsep hibachi. Maka selanjutnya, Anda perlu tahu cara memilih piring melamin berkualitas. Anda dapat memilih produk-produk piring dan mangkuk dari Golden Dragon Houseware.
Keunggulan produk yang selalu mengutamakan AMANAH (Aman, Indah dan Halal) cocok untuk pengusaha restoran hibachi atau bagi Anda yang di rumah. Pilih produk Golden Dragon Houseware dan rasakan keunggulan produknya!
Referensi
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/dhiya-azzahra/perbedaan-teppanyaki-dan-hibachi
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®