Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Teflon dan fry pan seringkali disamakan karena banyak orang beranggapan jika bentuk keduanya sama. Padahal teflon adalah nama dari lapisan anti lengket sedangkan fry pan adalah bentuk fisik dari sebuah penggorengan. Dalam dunia memasak, memahami fungsi teflon dan fungsi fry pan sangat penting agar kamu bisa memilih peralatan yang tepat sesuai kebutuhan. Kesalahan memahami keduanya bisa membuat kamu salah pilih alat masak dan berisiko bagi kesehatan jika tidak digunakan dengan tepat. Ingin tahu lebih lengkap tentang beda teflon dan fry pan? Simak ulasannya di bawah ini!
Teflon sebenarnya adalah nama dari merek dagang dari PTFE (polytetrafluoroethylene). Pertama kali bahan ini digunakan pada tahun 1930 untuk membuat permukaan anti lengket yang non reaktif. Teflon biasanya digunakan sebagai pelapis kain atau kabel agar tahan air, namun popularitas bahan ini lebih terkenal ketika digunakan untuk melapisi peralatan masak.
Teflon memiliki sifat anti lengket yang tak hanya membuatnya nyaman digunakan namun juga mudah dibersihkan. Sayangnya, teflon yang dipanaskan terlalu tinggi terutama versi lama yang mengandung PFOA dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, hati, bahkan kanker. Kandungan ini akan bereaksi ketika suhu permukaan teflon terlalu panas.
Namun tenang saja karena sejak tahun 2013 PFOA sudah tidak lagi digunakan sebagai bahan campuran teflon. Pastikan produk bertanda “PFOA Free” untuk keamanan maksimal saat memasak, terutama jika digunakan setiap hari. Meski demikian, penting untuk tetap memperhatikan penggunaan teflon yang aman. Jangan memanaskan teflon tanpa isi, hindari suhu tinggi berlebih, dan segera ganti jika lapisannya mulai terkelupas. Hal ini untuk memastikan bahwa alat masak tetap tidak berbahaya bagi kesehatan.
Baik PTFE atau PFOA memiliki kesamaan yang erat kaitannya dengan lapisan anti lengket pada peralatan memasak. Namun untuk sifat serta masalah keamanannya berbeda.
PTFE adalah bahan stabil yang merupakan polimer sintetik dengan tahan panas yang tinggi. Meski begitu jika dipanaskan dengan suhu yang terlampau tinggi tanpa di atasnya ada cairan atau makanan, maka bahan ini akan melepaskan gas beracun.
Sedangkan PFOA seringkali dilibatkan dalam pembuatan PTFE. Tujuannya agar partikel PTFE menjadi lebih tahan panas dan lebih stabil. Namun seperti disebutkan di atas, PFOA berpotensi membahayakan kesehatan jika dipanaskan dengan suhu yang tinggi.
Oleh karena itulah PFOA sekarang ini sudah tidak digunakan lagi. Bahkan beberapa produk peralatan masak juga ada yang memberi label “PFOA Free” untuk meyakinkan pembeli bahwa produk mereka aman digunakan.
Dari ulasan perbedaan di atas, disimpulkan jika PFOA merupakan bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk membuat PTFE. Sedangkan PTFE sendiri relatif aman untuk memasak asal digunakan dengan tepat.
Teflon pada dasarnya aman digunakan selama penggunaannya tepat. Pertama, tidak memanaskan teflon dengan suhu tinggi tanpa ada cairan atau makanan di dalamnya. Kedua, tidak menggunakan teflon yang lapisannya sudah terkelupas. Kenapa?
Ketika lapisan teflon mengelupas maka sifat karsinogeniknya akan muncul. Apalagi jika digunakan dalam waktu yang lama. Oleh karena itu agar lebih awet disarankan menggunakan spatula dari silikon atau kayu. Selain itu dilarang menggosok permukaan teflon dengan kawat pembersih untuk menghindari lapisannya mengelupas.
Fry pan merupakan jenis wajan penggorengan dengan permukaan yang datar. Biasanya penggorengan ini digunakan untuk menumis, memanggang dan juga menggoreng. Fry pan memiliki bentuk tepian melengkung dengan permukaan yang datar sehingga dinilai mampu menghasilkan masakan yang lebih sehat karena minyak yang digunakan cenderung lebih sedikit daripada wok pan yang permukaanya cekung. Material fry pan juga sangat menentukan keamanan dan daya tahan. Pilih bahan bebas racun seperti stainless steel untuk hasil masak lebih aman dan merata.
Fry pan seringkali dibandingkan dengan wok pan. Perbedaan fry pan dan wok pan terletak pada bentuk dan cara distribusi panasnya. Meskipun keduanya sama-sama jenis penggorengan, namun sebenarnya fungsi keduanya berbeda.
Pertama, fry pan memiliki bentuk permukaan yang rata dengan dinding yang tidak terlalu tinggi sedangkan wok pan umumnya memiliki permukaan yang cekung dengan diameter bagian atas yang lebih besar. Dalam hal kapasitas, fry pan lebih baik untuk memasak makanan dalam porsi kecil.
Kedua, tingkat panas fry pan lebih cepat merata karena permukaannya yang datar. Nah, aliran panas yang merata inilah yang membuat fry pan cocok untuk memasak berbagai jenis makanan, termasuk daging, karena lebih cepat matang merata dan mencegah bagian luar gosong terlebih dahulu.
Ketiga, fry pan dikenal lebih sehat karena bisa mengurangi penggunaan minyak secara signifikan. Ya, menggoreng atau memasak makanan menggunakan fry pan dinilai lebih sehat karena penggunaan minyaknya yang lebih sedikit dibandingkan dengan wok pan.
Gunakan fry pan stainless steel dari Golden Flying Fish agar kamu tetap bisa memasak sehat tanpa khawatir akan kontaminasi zat kimia berbahaya.
Dari ulasan di atas sudah bisa tahu kan apa beda teflon dan fry pan?
Di atas adalah ulasan tentang teflon dan fry pan yang harus kamu ketahui. Intinya, teflon adalah lapisan dari fry pan atau peralatan memasak lainnya. Jika kamu tertarik untuk memiliki fry pan terbaik dengan harga yang terjangkau, kamu bisa membelinya di Golden Flying Fish.
Golden Flying Fish menyediakan berbagai peralatan masak berkualitas, termasuk beragam pilihan fry pan aman dan bebas teflon. Menariknya, fry pan disini tidak ada yang menggunakan teflon sebagai lapisannya. Ini menjadi keunggulan tersendiri karena banyak orang kini mencari material fry pan yang aman dan bebas dari risiko bahan kimia berbahaya. Ya, mayoritas menggunakan stainless steel karena bahan material ini dinilai lebih aman untuk kesehatan karena dijamin tidak akan menimbulkan reaksi kontaminasi terhadap makanan yang dimasak. Selain aman, fry pan stainless steel lebih tahan lama dan tidak mudah tergores seperti teflon, cocok untuk penggunaan rumah tangga maupun dapur usaha. Membersihkannya juga mudah, Baca Juga: Cara Membersihkan Kuali Stainless Steel dan Merawatnya.
Selain itu produk fry pan stainless steel dari Golden Flying Fish ini juga memiliki daya tahan yang lama dan cukup kuat sehingga bisa difungsikan untuk keperluan rumah tangga ataupun rumah makan.
Beberapa rekomendasi produk dari Golden Flying Fish antara lain: Fry pan Harden Stainlees Steel, Fry pan Stainlees Steel Gagang Backlite, dan Golden Flying Fish Fry pan. Semuanya memiliki bentuk dan variasi ukuran yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu. Namun untuk kualitas, dijamin semuanya memiliki kualitas yang terbaik.
Itulah beberapa jenis fry pan berbahan stainless steel yang siap menemani aktivitas kamu dalam memasak. Jadi, mau pilih yang mana? Yuk, cek koleksi lengkap fry pan anti lengket berbahan stainless steel di Golden Flying Fish. Masak lebih aman, sehat, dan tahan lama sekarang juga! Apapun itu, jika tertarik menggunakan stainless steel sebagai material peralatan memasak kamu, jangan lupa pula belajar cara membersihkannya, Baca Juga: Cara Merawat Wajan Stainless Steel Kesayangan Agar Awet Dan Tahan Lama.
Sejak tahun 2003, Golden Dragon Houseware telah mulai memproduksi produk-produk peralatan makan melamin yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Learn More...
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirim email kepada kami di:
Copyright ©. All Rights Reserved. Golden Dragon Houseware ®